Yangshuo Cina Ajak Kerja Sama dengan Badung

BADUNG – Pemerintah Yangshuo, Cina, menjajaki kerja sama secara intensif di berbagai aspek dengan Pemerintah Kabupaten Badung, Bali.

“Dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Cina dan Indonesia, Pemerintah Yangshuo, Guilin, Guangxi Cina, mengundang Pemerintah Kabupaten Badung untuk bekerja sama membentuk sister city,” ujar Jack H Giacomo dari Mirah Manor Group, yang memiliki jaringan dengan Cina melalui surat resmi Pemerintah Yangshuo, Guilin Guangxi, saat kegiatan audiensi dengan Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, di Mangupura, Senin (1/6/2020).

Menurutnya, kerja sama membentuk sister city tersebut dianggap dapat mempererat persahabatan dalam hubungan bilateral antara kedua pemerintah yang saling menguntungkan, dengan memperkuat kerja sama di bidang ekonomi perdagangan dan pariwisata.

“Kerja sama antara kedua daerah ini dapat dilakukan dengan brand Bali Yangshuo ASEAN Tourism Year,” kata Jack H Giacomo.

Melalui surat resminya, Wali Kota Yangshuo Zhou Yan menjelaskan, Cina dan Indonesia telah menjalin hubungan diplomatik pada 13 April 1950 dan pada 2020, merupakan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Cina dan Indonesia tersebut.

Kerja sama itu diharapkan dapat makin mengonsolidasikan hubungan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara, dan untuk mempromosikan pertukaran bilateral serta kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, pariwisata, pendidikan kepemudaan, ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Dengan ini, kami ingin mengundang Kabupaten Badung dan Kota Yangshuo untuk mempererat sebuah hubungan persahabatan antar-kota, membangun sebuah hubungan timbal balik saling menguntungkan dan kooperatif antara industri pariwisata dan kebudayaan, dan bersama-sama membangun merk Bali Yangshuo ASEAN Tourism Year (plan),” katanya secara tertulis.

Terkait rencana tersebut, Wabup Badung, I Ketut Suiasa mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan menyambut baik rencana kerja sama tersebut.

Menurutnya, akan ada sejumlah manfaat dari hubungan kerja sama tersebut, seperti peningkatan kunjungan wisatawan dari Yangshuo ke Kabupaten Badung, dan aspek-aspek lain yang saling menguntungkan.

“Ini kesempatan kami untuk mengenalkan potensi Badung, baik bidang wisata maupun perdagangan kepada mereka. Kami juga berharap, nantinya setelah pandemi Covid-19 ini berlalu kunjungan wisatawan dari Cina, khususnya dari Yangshuo, dapat makin meningkat,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...