2 Positif, Seluruh Satpol PP Banyumas Jalani ‘Swab Test’

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Pasca dua orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas dinyatakan positif Covid-19, seluruh anggota Satpol PP diwajibkan untuk mengikuti swab test secara bertahap. Pada hari ini, Senin (13/7/2020), ada 12 anggota Satpol PP yang menjalani swab test.

Kepala Satpol PP Kabupaten Banyumas, Imam Pamungkas mengatakan, pada awalnya ada 84 orang anggota Satpol PP yang dilakukan swab test. Dari jumlah tersebut. ada dua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Untuk yang positif ada dua orang anggota, saat ini sudah menjalani perawatan, satu orang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas dan yang satunya di RSUD Ajibarang,” terangnya, Senin (13/7/2020).

Sebagai tindak lanjut upaya pencegahan penyebaran Covid-19, lanjut Imam Pamungkas, hari ini dilakukan swab test terhadap 12 orang anggota. Pelaksanaan swab test di kantor Satpol PP Kabupaten Banyumas.

Kepala Satpol PP Kabupaten Banyumas, Imam Pamungkas, di kantornya, Senin (13/7/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Lebih lanjut Imam Pamungkas menjelaskan, total anggota Satpol PP Banyumas ada 163 orang, non petugas Damkar. Dari 163 orang tersebut, sebanyak 38 orang bertugas di kecamatan-kecamatan. Sedangkan dua orang yang dinyatakan positif Covid-19, merupakan anggota Satpol PP yang bertugas di Satpol PP kabupaten.

“Keduanya dalam kondisi sehat dan tidak ada keluhan sakit, sampai dengan menjalani perawatan di rumah sakit sekarang, keduanya juga masih dalam kondisi sehat-sehat saja,” kata Imam Pamungkas.

Kasatpol PP menjelaskan, kedua anggota yang terkonfirmasi positif Covid-19, tidak mempunyai riwayat perjalanan keluar kota. Sehingga pihaknya juga tidak bisa memastikan keduanya tertular di mana.

“Selama pandemi ini, mereka tidak pernah bertugas atau pun bepergian keluar dari Kabupaten Banyumas, sehingga tidak mempunyai riwayat perjalanan keluar kota dan kondisinya juga sehat,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, penambahan jumlah kasus Covid-19 yang cukup signifikan di Kabupaten Banyumas merupakan hasil pencarian dari tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Dan sebagian besar kasus positif, termasuk dua anggota Satpol PP serta 11 orang tenaga kesehatan, merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Sehingga untuk penularannya masih belum diketahui secara pasti.

“Termasuk yang 6 orang pedagang pasar tradisional, juga termasuk OTG. Mereka semua dalam kondisi tugas, bahkan masih menjalankan tugas kedinasan serta masih berjualan bagi para pedagangnya,” kata Husein.

Karenanya, bupati meminta kepada seluruh masyarakat Banyumas untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Sekali pun tidak bertemu dengan petugas yang sedang melakukan razia penggunaan masker, masyarakat diminta untuk tetap disiplin menggunakan masker.

Lihat juga...