Awal 2020, Baznas Salurkan Zakat Rp 296,07 Miliar

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Bambang Sudibyo pada diskusi zakat secara virtual di Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto: Sri Sugiarti.

JAKARTA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Bambang Sudibyo mengatakan, menghadapi pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 ini, Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di 31 provinsi telah menyalurkan Rp 296,07 miliar.

“Di Baznas Pusat, pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) pada Januari-Juni 2020 mengalami kenaikan sebesar 46 persen dibandingkan dengan periode yang sama dengan tahun lalu, meskipun masyarakat sedang terdampak Covid-19,” ujar Bambang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR RI, di Jakarta, Rabu (15/7/2020), berdasarkan rilis yang diterima Cendana News.

Kenaikan tersebut menurutnya, dikarenakan kesiapan Baznas dalam mengantisipasi pengumpulan zakat melalui digital.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, Pendistribusian dan Pendayagunaan di era pandemi Covid-19 juga mengalami kenaikan sebesar 129,82 persen dari sisi jumlah dana tersalurkan, dan 87,42 persen dari sisi jumlah mustahik dibandingkan dengan periode yang sama dengan tahun lalu.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 8 miliar digunakan untuk Covid-19 sebesar Rp 724.690.000.Sehingga total nett anggaran APBN adalah Rp7.275.310.000.

Realisasi APBN digunakan untuk kebutuhan rutin operasional sebesar 35,2 persen atau Rp 2.563.895.551 selama Januari-Juni 2020.

“Penyerapan anggaran APBN ini belum optimal, disebabkan adanya kebijakan Bekerja Dari Rumah (BDR) yang mengakibatkan pengurangan biaya operasional, termasuk tidak adanya biaya perjalanan dinas,” ungkapnya.

Bambang menegaskan, Baznas berkomitmen meningkatkan layanan zakat kepada muzaki dan mustahik melalui pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel.

Sejak Januari hingga Juni 2020, Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) seluruh Indonesia di bawah koordinasi Baznas telah melaksanakan perannya dalam melayani muzaki dan mustahik melalui program-program unggulannya.

Menurutnya, laporan pengelolaan zakat kepada DPR merupakan bagian dari upaya Baznas untuk menjalankan peran sebagai pengelola zakat nasional yang akuntabel.

“Pengumpulan zakat nasional pada 2020 ditargetkan sebesar Rp12,48 triliun atau naik dari tahun lalu sebesar Rp 10,22 triliun,” pungkasnya.

Lihat juga...