Bakauheni-Merak dan Gilimanuk-Ketapang, Trip Terbesar ASDP

Suasana peluncuran Aplikasi Ferizy, di Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak, Sabtu (25/7/2020) – Foto Ant

MERAK – Perseroan Terbatas Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (PT ASDP) Ferry Indonesia, setiap tahun menyeberangkan penumpang sebanyak 49 juta orang. Pelayanan tersebut diberikan di 35 pelabuhan, di seluruh Indonesia.

“Dari jumlah penumpang itu, sekitar 60 persen di antaranya dari Pelabuhan Merak-Bakauheni, Gilimanuk, dan Ketapang,” kata Direktur Utama ASDP Ferry Indonesia, Ira Puspadewi saat Peluncuran Aplikasi Ferizy di Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak.

Jika dipersentase, skala ekonomi dari ketiga pulau itu, yakni Bali, Jawa, dan Sumatera, menjadi yang terbesar. “Jadi, tidak bisa dihindari lagi kalau orang go show sangat ngeri sekali dan nanti distancing tak bisa terpenuhi, juga akan menimbulkan antrean panjang,” tandas Ira.

Bahkan, 10 tahun lalu ASDP Merak sangat buruk, sehingga terjadi antrean kendaraan sepanjang 26 kilometer. Dengan demikian, PT ASDP disebutnya sangat mendukung kebijakan pelayanan secara daring melalui digitalisasi. Hal itu diklaim sudah menjadi keharusan, apalagi akan memberikan kemudahan dan keamanan kepada masyarakat, yang akan menggunakan jasa transportasi penyeberangan.

ASDP Ferry Indonesia terus meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada masyarakat dengan berbagai inovasi. Pasalnya, tidak mudah untuk mengubah perilaku kebiasaan masyarakat secara masif. Perjalanan ASDP umurnya yang sudah 47 tahun tetapi selama Lebaran dan tahun baru belum pernah tahu berapa jumlah dimensi yang berangkat.

Akan tetapi, jika dilakukan prediksi berlangsung lama, tentu prediksinya selalu salah. “Namun, ternyata sejak menembus tol Bakauheni-Palembang yang tadinya selama 12 jam, kini menjadi 5 jam maka tiba-tiba peningkatan arus menjadi 40 persen,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...