Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 16,7 Kilogram Sabu-Sabu

Petugas bea cukai Aceh bersama BNN, memperlihatkan narkoba jenis sabu-sabu, Kamis (30/7/2020) – foto Ant

BANDA ACEH – Bea Cukai Aceh dan Badan Narkotika Nasional (BNN), berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba golongan satu jenis sabu-sabu asal Malaysia di Kabupaten Aceh Utara.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro mengatakan, dalam penindakan tersebut petugas berhasil menangkap lima orang tersangka. “Sabu-sabu seberat 16,7 kilogram tersebut dikemas dalam 16 bungkus teh, dengan berat masing-masing satu kilogram serta tujuh bungkus dengan berat masing-masing satu ons,” kata Isnu Irwantoro, Kamis (30/7/2020).

Isnu Irwantoro menyebut, keberhasilan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat, mengenai adanya praktik peredaran gelap narkoba di wilayah Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. Dari informasi tersebut tim gabungan, yang terdiri dari personel Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe, dan BNN saling berkoordinasi melakukan penyelidikan. Petugas gabungan akhirnya menemukan target yang diduga membawa sabu-sabu pada Rabu (22/7/2020).

Petugas mencegat target berinisial IS, dan menemukan 10 bungkus teh berisi sabu-sabu dengan berat mencapai 10 kilogram di jok sepeda motor yang dikendarai-nya. Berdasarkan keterangan IS, petugas menangkap empat pelaku lainnya, berinisial SY, TJ, MH, dan MR. Dari penangkapan empat pelaku tersebut, petugas mengamankan enam bungkusan teh berisi sabu-sabu, dengan berat masing-masing satu kilogram serta tujuh bungkusan masing-masing dengan berat satu ons.

“Atas penindakan tersebut, tim gabungan Bea Cukai dan BNN telah menyelamatkan 132 ribu orang dari bahaya narkoba. Penindakan tersebut merupakan yang keenam kalinya di sepanjang 2020 dengan total barang bukti sabu-sabu mencapai 227 kilogram,” tutur Isnu Irwantoro. (Ant)

Lihat juga...