Beberapa Pedagang Positif, Pasar Wage Purwokerto Ditutup 3 Hari

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURWOKERTO — Pasar Wage Purwokerto ditutup selama tiga hari, menyusul adanya beberapa orang pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas, Yunianto mengatakan, penutupan dilakukan mulai Senin (13/7/2020) malam hingga dibuka kembali pada Kamis (16/7/2020) malam mendatang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas, Yunianto di Purwokerto, Minggu (12/7/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

“Pasar Wage ditutup selama tiga hari, untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. Namun untuk petugas dan pengelola pasar tetap masuk, untuk melakukan kerja bakti, pembersihan area pasar,” kata Yunianto, Minggu (12/7/2020).

Lebih lanjut Yunianto menjelaskan, pada hari Selasa (7/7/2020) lalu, para pedagang Pasar Wage dilakukan swab test. Ada 50 orang pedagang dan hasilnya, beberapa pedagang dinyatakan positif Covid-19.

“Untuk jumlah pastinya berapa pedagang yang terkonformasi positif Covid-19, Dinas Kesehatan yang tahu,” jelasnya.

Untuk tindakan pencegahan lebih lanjut, seluruh karyawan Pasar Wage Purwokerto dan seluruh pedagang diwajibkan untuk mengikuti swab test. Bagi pedagang yang menolak, maka akan dilarang berjualan di Pasar Wage.

“Selama Pasar Wage ditutup, akan dilaksanakan penyemprotan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas dan untuk pengelola dan karyawan pasar tetap masuk untuk kerja bakti membersihkan lingkungan pasar, sampai ke lantai 2 Pasar Wage,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto membenarkan adanya penambahan kasus Covid-19 di Banyumas dari kalangan pedagang Pasar Wage Purwokerto. Namun, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendatan terkait jumlah pastinya.

“Ada penambahan kasus positif dari pedagang Pasar Wage, jumlahnya masih kita hitung dan ceking,” katanya.

Sementara itu, sampai dengan menjelang sore, Pasar Wage masih dipadati pedagang. Melalui pengeras suara, petugas memberitahukan tentang rencana penutupan Pasar Wage kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Wage.

Penutupan dilakukan menyeluruh mulai dari pedagang di dalam pasar, di ruko-ruko, pedagang di Jalan MT Haryono dan pertokoan di kompleks Jalan Jenderal Soedirman, semuanya ditutup.

Salah satu pedagang di Pasar Wage Purwokerto, Slamet mengatakan, ia sudah mengetahui informasi tentang penutupan pasar selama tiga hari. Hanya saja, ia sedikit menyayangkan lamanya waktu penutupan, sebab barang dagangannya yaitu buah, tidak tahan lama. Jika selama tiga hari tidak jualan, maka buah-buah dagangannya dipastikan akan membusuk.

“Kabar penutupan sangat mendadak, padahal tadi saya baru didrop beberapa buah, jadi stoknya sedang banyak. Kalau tutup sampai tiga hari. pasti akan rugi banyak,” tuturnya.

Lihat juga...