Daop Madiun Kembali Operasikan KA Lokal

Penumpang kereta api setelah melewati tempat khusus untuk penyemprotan cairan disinfektan di Stasiun Kediri, Jawa Timur – Foto Ant

KEDIRI – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, kembali mengoperasikan kereta api lokal. Operasional dimulai 14 Juli 2020 sampai 31 Juli 2020.

“Kami tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui moda transportasi kereta api di masa normal baru, mulai 14 Juli sampai 31 Juli 2020, kereta api lokal yang melintas di Daop 7 Madiun akan dijalankan,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, saat dikonfirmasi di Kediri, Jatim, Senin (13/7/2020).

PT KAI disebutnya, secara adaptif menyesuaikan layanan kereta api di tengah pandemi COVID-19. Kereta api lokal yang akan melintas di Daop 7 Madiun antara lain KA 454 Penataran lintas Blitar-Surabaya Gubeng. Kemudian, KA 435 Dhoho lintas Blitar-Kertosono, KA 444 Dhoho lintas Kertosono-Surabaya Kota, KA 437 Dhoho lintas Blitar-Kertosono, dan KA 446 Dhoho lintas Kertosono-Surabaya kota.

Selanjutnya, KA 439 Dhoho lintas Surabaya Kota-Kertosono, KA 432 Dhoho lintas Kertosono-Blitar, KA 441, Dhoho lintas Surabaya Kota-Kertosono, KA 434 Dhoho lintas Kertosono-Blitar, KA 443 Dhoho lintas Surabaya Kota-Kertosono, KA 436 Dhoho lintas Kertosono-Blitar, dan KA 456 Penataran lintas Blitar-Surabaya Kota.

Dan KA 453 Penataran lintas Surabaya Kota-Blitar, KA 449 Penataran lintas Surabaya Kota-Blitar, dan KA 452 Penataran lintas Blitar-Surabaya Kota. Calon penumpang kereta api harus mematuhi protokol kesehatan, antara lain dengan melakukan mencuci tangan di tempat yang telah disediakan di stasiun, calon penumpang juga telah menyiapkan cairan pembersih tangan, dan menerapkan jaga jarak (physical distancing).

Calon penumpang juga harus dalam kondisi sehat, dan tidak terdapat gejala influenza, batuk, demam maupun sesak nafas. “Proses boarding dilakukan secara mandiri, disaksikan oleh petugas boarding, menunjukkan tiket dan identitas yang sah, kecuali tiket go show yang tidak tertera data penumpang,” tandasnya.

Penumpang diminta menempati tempat duduk yang tertera di dalam tiket, atau tempat yang telah disediakan. Penumpang diminta tidak menempati tempat duduk yang telah diberi tanda khusus. Penumpang, juga tidak boleh berbicara di dalam kereta, dan bersedia sewaktu-waktu diperiksa suhu badannya oleh petugas kereta api. Jika dalam perjalanan terdapat penumpang dengan gejala COVID-19, gejala influenza atau suhu badan lebih dari 37,3 derajat Celcius, penumpang bersangkutan akan diturunkan di stasiun terdekat untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh dokter. (Ant)

Lihat juga...