Di Aceh Barat Pembukaan KBM Diprioritaskan untuk SMA

Pelajar MTsN Model Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, menerima pembagian masker dari petugas Puskesmas  - Foto Ant

MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memprioritaskan pembukaan kembali Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), untuk jenjang SMA, Madrasah Aliah, atau sederajat. KBM tahun ajaran baru 2020/2021 tersebut akan dimulai Senin (20/7/2020).

“Pembelajaran di satuan pendidikan dilakukan dengan prioritas berdasarkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi dahulu, dengan mempertimbangkan kemampuan peserta didik untuk menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak saat berada di sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat, Ridwan Yahya, di Meulaboh, Senin (13/7/2020).

Untuk jenjang SMP, Madrasah Sanawiah, atau sederajat, mulai 7 September 2020. Sedangkan untuk SD, Madrasah Ibtidaiah sederajat, dimulai 2 November 2020. Untuk memastikan seluruh tahapan KBM di daerah itu berjalan lancar dan aman, terutama dari penularan virus, Bupati Aceh Barat, Ramli M.S., sudah menerbitkan Surat Edaran Nomor: 420/820/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan di Aceh Barat pada 10 Juli 2020.

Pembelajaran secara tatap muka di satuan pendidikan dilakukan melalui dua fase. Di masa transisi, pendidikan berlangsung selama dua bulan sejak dimulai pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan terkait. Kedua, jadwal pembelajaran mengenai jumlah hari dalam sepekan dari jumlah jam belajar setiap hari, dilakukan dengan pembagian rombongan belajar.

Kebijakannya ditentukan oleh masing-masing sekolah, dengan memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan anak didik. “Setelah masa transisi selesai, apabila Kabupaten Aceh Barat dikategorikan sebagai zona hijau COVID-19, maka seluruh satuan pendidikan akan masuk pada kebiasaan baru,” kata Ridwan Yahya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga melarang setiap sekolah dan madrasah yang memiliki asrama, membuka asrama pada masa transisi pendidikan. Pembukaan asrama, hanya diperbolehkan secara bertahap pada normal baru di tengah pandemi. “Bagi satuan pendidikan yang sudah memulai pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan (sekolah), orang tua atau wali peserta didik tetap mendapatkan pilihan untuk melanjutkan belajar dari rumah bagi setiap anaknya,” katanya.

KBM di setiap sekolah harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan termonitor. “Dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam rangka pencegahan dan pengendalian COVID-19,” jelasnya. (Ant)

Lihat juga...