Di Purwakarta Dilarang Berjualan Hewan Kurban di Pinggir Jalan

Ilustrasi. Lapak penjualan hewan kurban – Foto Ant

PURWAKARTA – Pemkab Purwakarta, Jawa Barat, melarang penjualan hewan kurban di lapak-lapak pinggir jalan, atau di sepanjang trotoar jalan di wilayah perkotaan.

“Larangan menjual hewan kurban di lapak-lapak pinggir jalan itu diatur dalam surat imbauan,” kata Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta, Ade M Amin, Rabu (15/7/2020).

Imbauan tersebut difokuskan di wilayah Kecamatan Kota Purwakarta. Selama ini sejumlah trotoar di ruas jalan di wilayah perkotaan sering dijadikan tempat berjualan hewan kurban, setiap kali menjelang Iduladha.

Di antara dasar surat imbauan itu ialah, menegakkan Peraturan Daerah No.12/2019, tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3). “Jadi untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, kami mengeluarkan surat imbauan itu. Suratnya sudah kami kirim ke Kecamatan Kota untuk kemudian ditindaklanjuti,” tandasnya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan, untuk menentukan titik tempat berjualan. “Tempat berjualan sudah kami tentukan, ada 11 titik di sembilan kelurahan dan satu desa di wilayah Kecamatan Kota. Satu di antaranya adalah di Kelurahan Nagri Kidul,” tandasnya.

Dan jika masih ada warga yang berjualan hewan kurban di trotoar, pemerintah daerah akan melakukan penertiban dengan menggerakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). (Ant)

Lihat juga...