Ditopang Sentimen Pasar Soal Vaksin dan Laba, Wall Street Dibuka Naik

Sejumlah pialang bertepuk tangan, saat lonceng penutupan berbunyi dan kembali bersiap melakukan perdagangan di lantai bursa New York Stock Exchange (NYSE), New York, Amerika Serikat (22/5/2020) – Foto Ant

NEW YORK – Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka lebih tinggi, pada pembukaan perdagangan Rabu (15/7/2020) pagi waktu setempat.

Kondisi tersebut diyakini karena sentimen pasar didukung oleh berita, yang mendorong tentang vaksin COVID-19 eksperimental, dan serangkaian laba yang lebih baik dari perkiraan. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 355,15 poin atau 1,33 persen menjadi 26.997,74. Indeks S&P 500 naik 33,72 poin atau 1,05 persen menjadi 3.231,24. Dan Indeks Komposit Nasdaq menguat 81,75 poin, atau 0,78 persen, menjadi 10.570,33.

Semua 11 sektor utama Indeks S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi, dengan sektor industri dan energi naik lebih dari 1,5 persen pada perdagangan pagi. Kondisinya melampaui sisanya. Saham Moderna melonjak lebih dari 10 persen. Perusahaan bioteknologi AS pada hari Selasa (14/7/2020) mengatakan, vaksin virus corona menghasilkan respons kekebalan yang kuat atau menetralkan antibodi pada 45 pasien dalam uji coba tahap awal pada manusia. Perusahaan itu dilaporkan memulai uji klinis terakhir untuk vaksin COVID-19 pada akhir Juli.

Musim laba dimulai minggu ini, dengan laporan antara lain dari bank raksasa, Goldman Sachs, yang pada Rabu (15/7/2020) melaporkan hasil kuartalan. Disebutkan, kondisinya dengan mudah melampaui ekspektasi analis, dan mendorong saham naik lebih dari tiga persen.

Angka-angka datang satu hari setelah JPMorgan Chase memberikan laba yang lebih baik dari perkiraan. Citigroup membukukan hasil yang beragam, sementara Wells Fargo membukukan kerugian 2,4 miliar dolar AS pada kuartal kedua. Menurut data FactSet pada awal Juli, estimasi penurunan laba untuk S&P 500 adalah 43,8 persen untuk kuartal kedua. (Ant)

Lihat juga...