Empat Daerah di Sultra Bebas Kasus COVID-19

Data kasus COVID-19 diSultra hingga 6 Juli 2020 - Foto Ant

KENDARI –  Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sultra mencatat, dari 17 kabupaten dan kota ada kabupaten di daerah tersebut, hingga 6 Juli 2020, empat daerah sudah dinyatakan bebas kasus COVID-19.

“Berdasarkan laporan hari ini, Senin (6/7/2020), dari 17 kabupaten dan kota, terdapat empat kabupaten sementara ini dinyatakan tidak ada konfirmasi COVID-19,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal, di Kendari, Senin (6/7/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal – Foto Ant

Keempat daerah tersebut adalah, Kabupaten Konawe Kepulauan, sejak awal tidak ditemukan kasus positif. Selanjutnya, Kabupaten Muna Barat (Mubar), yang tercatat ada penambahan dua kasus terakhir. Namun, pekan lalu telah dinyatakan sembuh.

Kemudian Kabupaten Buton Utara, satu kasus sembuh dikonfirmasi sepekan lalu. Dan Kabupaten Bombana, yang terdapat 74 kasus positif, dan semua telah dinyatakan sembuh. Satu konfirmasi sembuh, terakhir dinyatakan Sabtu (5/7/2020). Meskipun demikian, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra tersebut mencatat, masih terjadi penambahan dua kasus baru. Masing-masing satu orang dari Kabupaten Kolaka dan Buton. Sehingga total kasus konfirmasi positif menjadi 484 orang. “Kasus sembuh tambah satu orang asal Kota Kendari. Sehingga total menjadi 275 orang. Tidak ada penambahan kasus meninggal, sehingga tetap 8 orang,” rinci Rabiul.

Sementara itu, jumlah pasien yang menjalani perawatan karantina dan isolasi mandiri sebanyak 201 orang. “Penataan normal baru menjadi tantangan kita, agar dapat produktif, sehingga pelayanan publik tetap berjalan, dunia usaha dapat bergerak dan aktivitas sosial serta keagamaan dapat dijalankan dengan memperhatikan protokol kesehatan,” tandas Rabiul.

Oleh karena itu, seluruh jajaran Satuan Tugas COVID-19, baik provinsi maupun kabupaten dan kota diminta tetap bersiaga, dan jangan lengah, meski tidak memiliki penambahan kasus karena penyebaran kasus masih dapat terjadi setiap saat. Selanjutnya, Tetap menjalankan protokol kesehatan dengan mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak, agar dapat melindungi diri keluarga dan orang lain. (Ant)

Lihat juga...