Enam Tenaga Kesehatan di Kebumen Positif Covid -19

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz di kantornya, Sabtu (11/7/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

KEBUMEN — Sebanyak enam orang tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Kebumen terkonfirmasi positif Covid-19. Meskipun begitu seluruh fasilitas kesehatan (faskes) tetap buka dan melayani pasien.

Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz mengatakan, fasilitas kesehatan tetap dibuka dan tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat seperti biasa. Hanya saja, untuk fasilitas kesehatan yang terdapat tenaga kesehatan positif, seluruh karyawan akan dilakukan swab test.

“Para tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG), sehingga seluruh karyawan yang satu tempat kerja dengan enam tenaga kesehatan yang positif akan dilakukan swab test, termasuk para kontak dekatnya,” kata Bupati, Sabtu (11/7/2020).

Sementara untuk enam orang tenaga kesehatan yang positif, saat ini sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soedirman Kebumen dan RSUD Prembun.

Koordinator Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto mengatakan, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah penanganan. Dimana seluruh lingkungan fasilitas kesehatan sudah dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Penanganan baik terhadap tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif maupun terhadap lingkungan tempat kerja dan kontak dekatnya sudah dilakukan secara maksimal, untuk menghindari penyebaran Covid-19.” katanya.

Dengan adanya penambahan enam kasus positif tersebut, lanjutnya, maka saat ini total jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen ada 51 orang dan sebanyak 12 orang masih menjalani perawatan, termasuk 6 orang tenaga kesehatan. Sementara untuk kasus positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh ada 37 orang dan 2 orang meninggal dunia.

Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat ada 283 orang, dengan perincian sebanyak 21 orang masih dalam pengawasan, 21 orang meninggal dunia, 45 orang selesai pengawasan dan 196 orang dinyatakan negatif.

“PDP dengan hasil laboratorium negatif bertambah 109 orang, sehingga total ada 196 orang yang dinyatakan negatif,” jelasnya.

Untuk pasien yang dinyatakan sembuh, bertambah satu orang.

Cokro Aminoto mengatakan, pihaknya meminta kepada masyarakat Kabupaten Kebumen untuk tetap melakukan pembatasan kegiatan, hal tersebut merupakan upaya paling efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Kita mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga jarak aman minimal 1-2 meter, menggunakan masker saat keluar rumah, tidak beraktivitas di luar rumah antara pukul 22.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB, rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan kepada para pendatang diminta untuk pro aktif melapor ke RT/RW setempat,” pungkasnya.

Lihat juga...