Inilah Ikan Arwana Unggulan Ekspor Kalsel

BANJARMASIN – Arwana Banjar Red yang merupakan ikan arwana khas Banjar, Kalimantan Selatan, menjadi salah satu sektor unggulan baru ekspor sektor perikanan provinsi ini ke berbagai negara.

Kepala Dinas Perdagangan Pemprov Kalsel, Birhasani, di Banjarmasin Selasa, mengatakan, ikan Arwana Banjar Red merupakan salah satu komoditas ikan hias yang kini sangat diminati oleh warga dari China, Thailand, Philipina dan Eropa.

“Warga dari berbagai negara tersebut, meyakini bahwa ikan arwana membawa hoki bagi kehidupan mereka, sehingga permintaan arwana khas Banjar tersebut cukup tinggi,” katanya.

Kini, ribuan ekor arwana sudah dikirim ke berbagai negara tersebut, memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat.

Menurut Birhasani, ikan yang memiliki struktur warna dan fisik yang indah tersebut, diminati selain karena keindahan warnanya, juga kelasnya yang menengah ke bawah.

Arwana khas Banjar ini, kata dia, di China, dibandrol dengan harga rata-rata Rp500 ribu per ekor.

Selain Banjar Red, juga ada ikan Arwana Super Red, yang merupakan ikan khas Kalimantan Barat, yang juga telah dikembangkan di Kalsel.

Berbeda dengan Banjar Red, Arwana Super Red, relatif lebih mahal, sehingga hanya kalangan tertentu yang berminat membeli.

Kelebihan Banjar Red, sejak muda hingga waktu tertentu, warnanya lebih indah, namun warna tersebut makan tua makin memudar.

Berbeda dengan super red, dimana semakin tua warnanya semakin indah. “Tapi kadang hanya dalam usia tertentu ikan tersebut mati, sehingga banyak yang memilih warna indah sejak muda,” katanya sambil tertawa.

Potensi tersebut, kini juga telah mendapatkan perhatian dari Deputi Hilirisasi dan Sumberdaya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI yang telah meninjau kegiatan Usaha Penangkaran Arwana Banjar Red dan Super Red.

Diharapkan, potensi sektor ini, akan mampu memperkuat ekspor Kalsel sektor perikanan di Asia maupun Eropa. (Ant)

Lihat juga...