Jeroan Kambing Miliki Kolesterol Paling Tinggi

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Banyak yang menyatakan, daging kambing memiliki kandungan kolesterol yang tinggi. Tapi jika dilihat secara kandungannya, ternyata perbedaannya dengan jenis daging yang lain tidaklah banyak. Dan, dengan kandungan nutrisinya, daging kambing juga memiliki manfaat bagi tubuh.

Spesialis Gizi Klinik, Sitti Hikmawatty, menyatakan jika dibandingkan dengan daging ayam dan daging sapi, angka kolesterolnya tidak banyak berbeda.

“Pada berat 100 gram, ayam tanpa kulit itu angkanya 50 mg,  daging sapi tanpa lemak 60 mg dan daging kambing tanpa lemak 70 mg,” kata Sitti, saat dihubungi, Jumat (31/7/2020).

Kalau mengandung lemak, angka kolesterolnya bisa meningkat dua kali lipat.

Spesialis Gizi Klinik, Sitti Hikmawatty, Jumat (31/7/2020). –Foto: Ranny Supusepa

“Daging sapi itu jadi 125 mg dan daging kambing itu menjadi 130 mg. Dan, saat daging tersebut diolah, angka kolesterol dari daging-daging tersebut menjadi 150 mg,” ujarnya lebih lanjut.

Yang harus dihindari adalah jeroan kambing yang memiliki angka lemak 610 mg, dan jeroan sapi mengandung 380 mg.

“Otak sapi memiliki nilai kolesterol paling tinggi, yaitu 2.300 mg,” tandasnya.

GM Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa, Dr. Yeni Purnamasari, menyatakan, bahwa semua makanan bersumber hewani, memiliki kandungan kolesterol.

“Tidak hanya daging kambing. Dan, perlu diketahui kolesterol pada kadar yang cukup, dibutuhkan untuk mendukung metabolisme tubuh, membangun dinding sel, membangun sistem hormon dalam tubuh,” kata Yeni saat dihubungi terpisah.

“Pada potongan steak setara 85 gram, daging kambing memiliki kandungan 122 kalori, sedang daging sapi 179 kalori dan daging ayam 162 gram. Dan, daging kambing juga mengandung 2,6 gram lemak, daging sapi 7,9 gram dan daging ayam 6,3 gram. Kandungan proteinnya 23 gram, daging sapi dan daging ayam 25 mg. Kandungan zat besi 3,2 gr, daging sapi 2,9 gram dan daging ayam 1,5 mg. Kandungan kolesterolnya sebesar 63,8 gram, daging sapi 73,1 gram dan daging ayam 76 gram,” urainya.

Dari komposisi dan kandungan zat gizi daging kambing terhadap daging sapi dan ayam, terlihat semua memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, dengan sumber zat gizi makro dan mikro serta multivitamin dan mineral yang saling melengkapi.

“Sehingga, tidak bisa dikatakan daging kambing lebih rendah atau lebih tinggi. Yang penting adalah pengolahannya yang tepat dan dalam jumlah yang sesuai kebutuhan masing-masing individu,” pungkasnya.

Lihat juga...