Jumlah Penumpang Angkutan Perkotaan di Serang Dibatasi

Kepala Dishub Kota Serang, Maman Lutfi - Foto Ant

SERANG – Dinas Perhubungan Kota Serang, Banten, membatasi jumlah penumpang angkutan perkotaan di masa normal baru, untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19.

“Saat masa normal baru, angkot di Kota Serang dilakukan sistem sosial distancing, dengan pembatasan penumpang,” kata Kepala Dishub Kota Serang, Maman Lutfi, Rabu (15/7/2020).

Pembatasan tersebut dilakukan dengan cara mengatur jarak antar penumpang di dalam kendaraan. Dengan pembatasan tersebut, dari biasanya angkot mengangkut 12 orang, kini dibatasi menjadi sekira enam orang. “Pembatas itu contohnya yang biasa mengangkut 12 penumpang, maka hanya dapat membawa 6 penumpang,” jelasnya.

Hal tersebut diklaim telah disosialisasikan kepada sopir angkot, dalam penerapan pembatasan penumpang dan sudah dibuatkan Surat Edaran (SE). “Yang kita lakukan setelah sosialisasi melakukan pemantauan dilapangan melalui rekayasa lalu lintas setiap hari, mulai dari jalan nasional, Provinsi dan Kota Serang,” tandasnya.

Dan jika ada angkutan yang melanggar, akan diberi sanksi sosial seperti memberi hukuman push up dan menyanyikan lagu kebangsaan. (Ant)

Lihat juga...