Kapasitas Penumpang KA Bandara Soetta Dibatasi 70 Persen

JAKARTA — PT Railink mengoperasikan kembali Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta mulai 1 Juli 2020 dengan tiket yang dijual hanya 70 persen dari kapasitas tempat duduk tersedia sebagai upaya menjaga jarak fisik selama perjalanan.

“70 persen mengikuti peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan. Tahap awal kemarin masih 50 persen,” kata Pelaksana Tugas Direktur Utama Railink Mukti Jauhari di Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Pembatasan kapasitas penumpang 70 persen ini akan dilakukan sampai ada perubahan peraturan Kementerian Perhubungan.

Mukti menjelaskan tiket KA Bandara dapat dipesan secara daring melalui aplikasi Railink, website, mitra Railink maupun secara offline di mesin tiket dan point of sales (POS) pada masing-masing stasiun.

Pengoperasian KA Bandara saat era normal baru pada 1 Juli 2020 berlangsung lancar dan tanpa kendala.

Seluruh penumpang mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan mulai dari mengenakan masker hingga menjaga jarak fisik.

“Kebetulan penumpangnya belum banyak, jadi protokol kesehatan masih dijalankan dengan tertib dan baik,” tambah Mukti.

Dia berharap para penumpang dapat selalu menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan selama penerapan kebiasaan baru era normal baru.

Seorang penumpang KA Bandara, Tito Adianto menuturkan pengoperasian kereta api ini merupakan langkah yang baik karena memperbanyak pilihan moda transportasi yang selama ini terhambat akibat pandemi COVID-19.

“Tadi saya beli tiket online, saat datang ke stasiun diperiksa suhu tubuh oleh petugas yang memakai face shield dan masker,” ujarnya.

Railink memberikan promosi harga tiket KA Bandara Soekarno-Hatta pada periode Juli 2020. Promosi harga tiket berlaku di seluruh kanal pembelian.

Penumpang dapat membeli tiket dengan harga mulai Rp10.000 sampai Rp50.000 tergantung jauh-dekat jarak tujuan. (Ant)

Lihat juga...