Kota Bogor Proyeksikan Kawasan Sempur sebagai Spot Wisata Kuliner

Ilustrasi suasana sebuah sentra kuliner - DOK CDN

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor merencanakan pembangunan spot wisata kuliner yang bersih dan sehat, di kawasan Lapangan Sempur Kota Bogor. Kegiatannya dengan menata lebih dari seratus Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di kawasan tersebut.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, pembangunan spot wisata kuliner itu akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga dari swasta. Kegiatannya melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR). “Kami sedang mematangkan konsepnya, karena program ini adalah kerja sama dengan pihak ketiga,” katanya, Sabtu (4/7/2020).

Bima Arya, yang telah meninjau lokasi rencana pembangunan spot wisata kuliner tersebut mengatakan, Pemerintah Kota Bogor melalui dinas terkait, sedang mendesain berapa jumlah padagang yang dapat tertampung di dalam luas lahan yang tersedia. “Kami masih menghitung jumlah pedagang yang terdaftar, berapa banyak pedagang yang bisa tertampung, dan seperti apa konsepnya,” tambahnya.

Menurut Bima, semua PKL yang terdaftar harus bisa ditampung. Namun, jangan ada penambahan PKL baru dari yang belum terdaftar. “Mumpung belum mulai beroperasi, kita tata dan desain dulu lokasinya,” katanya.

Penataan dan pematangan konsep yang dilakukan, mulai dari fasilitas apa saja yang tersedia, termasuk halaman parkir dan tolilet. “Pada pematangan kosep itu juga dihitung berapa anggarannya dan bagaimana operasionalnya nanti,” tandasnya.

Lurah Sempur, Marissa menuturkan, rencana pembangunan pusat kuliner di kawasan Lapangan Sempur adalah hasil kerja sama Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Koperasi dan UMKM dengan dengan Bank Jawa Barat dan Banten (BJB). Marissa menyebut, jumlah PKL di kawasan Lapangan sempur semula ada 20 pedagang. Dan kini sudah bertambah menjadi 120 pedagang. Mereka berasal dari Kota Bogor maupun dari luar Kota Bogor. (Ant)

Lihat juga...