KPU Kebumen Laksanakan ‘Coklit’ di Tengah Pandemi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

KEBUMEN – Tahapan pilkada Kebumen tetap dilaksanakan di tengah pandemi. Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen sedang melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk data pemilih. Total ada 1.062.536 orang pemilih di Kebumen.

Ketua KPU Kebumen, Yulianto mengatakan, seluruh petugas yang melakukan coklit dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). Proses coklit sendiri dimulai pada tanggal 18 Juli hingga 12 Agustus mendatang.

“Kita harus memastikan petugas kita aman dalam menjalankan tugas, karena itu semua petugas coklit harus dilengkapi dengan APD dan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam menjalankan tugas,” terangnya, Jumat (10/7/2020).

Lebih lanjut Yulianto menjelaskan, proses coklit dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). KPU Kebumen sebelumnya sudah melakukan bimbingan teknis (bimtek) untuk seluruh petugas, sehingga mereka sudah paham ketentuan dalam menjalankan coklit.

“Informasi terkait pemutakhiran data pemilih sudah kita sampaikan, mulai dari syarat pemilih, jenis-jenis formulir yang dipergunakan, sehingga petugas sudah siap melakukan coklit yang akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini,” kata Yulianto.

Dalam proses coklit ini, lanjutnya, petugas akan mendatangi rumah-rumah warga untuk mencocokkan data pemilih yang ada dalam coklit dengan data di lapangan. Petugas akan memeriksa Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Kartu keluarga (KK) dari yang bersangkutan, untuk memastikan sesuai atau tidak dengan data awal coklit.

Yulianto berharap adanya partisipasi masyarakat selama proses coklit tersebut. Sehingga bagi masyarakat yang rumahnya belum didatangi petugas coklit, diminta untuk pro aktif melapor. Sebagai tanda sudah dilakukan coklit, rumah warga akan dipasangi stiker.

“Dalam proses coklit ini, dibutuhkan kerjasama yang baik antara PPDP dan pemilih, supaya daftar pemilih dalam pilkada Kebumen lebih akurat. Masyarakat kita minta untuk mempersiapkan KTP dan KK, saat petugas coklit datang ke rumah,” tuturnya.

Sementara itu, komisioner KPU Kebumen Divisi Teknis, Pemantau, Pemungutan dan Perhitungan Suara, Data dan Informasi, Danang Munandar, menambahkan, berdasarkan hasil pemetaan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pilkada Kebumen sebanyak 3.155 TPS.

Dan data pemilih yang dilakukan coklit sebanyak 1.062.536 orang tersebut, merupakan sinkronisasi antara Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari Kemendagri dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu Kebumen 2019. Serta ditambah dengan pemilih pemula yang terdata mulai bulan September hingga Desember 2020.

“Jadi total jumlah pemilih tersebut, sudah ditambah dengan pemilih pemula, dimana pada tahun ini, mereka sudah masuk usia yang mempunyai hak pilih,” jelasnya.

Lihat juga...