Masa ‘New Normal’ Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran Buka Usaha

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BOYOLALI – Memasuki masa new normal ini, Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera, Samiran, Boyolali, Jawa Tengah, yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri, mulai membuka kembali sejumlah unit usaha yang bergerak di sektor pariwisata.

Setelah sempat tutup selama hampir 3 bulan lebih akibat pandemi Covid-19, dua unit usaha yang ada di Desa Cerdas Mandiri Lestari Samiran yakni Warung Cafe Damandiri serta kampung Homestay Damandiri, mulai dibuka kembali sejak awal bulan Juli lalu.

Sementara satu unit usaha lainnya yakni Taman Bunga Merapi Garden, rencananya juga akan menyusul dibuka pada awal Agustus mendatang atau Sabtu (1/8/2020) pekan depan.

Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Bayu Pramana, memutuskan membuka kembali sejumlah unit usaha di bidang pariwisata itu atas dasar permintaan masyarakat. Pasalnya keberadaan sejumlah unit usaha tersebut, selama ini telah menjadi penggerak ekonomi yang sangat diandalkan warga sekitar.

Meski begitu, Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran selaku pengelola, tidak serta-merta mengesampingkan faktor kesehatan di tengah situasi pandemi saat ini. Mereka menjamin sejumlah unit usaha tersebut berjalan sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kita berani membuka unit usaha yakni warung dan homestay setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Mulai dari masyarakat selaku pengelola, pemerintah desa, satgas penanggulangan Covid-19, puskesmas hingga pihak terkait lainnya,” ujar Bayu, Selasa (28/7/2020).

Selain melakukan sejumlah pertemuan secara intens dengan berbagai pihak, pihak Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran juga telah melakukan berbagai persiapan guna menyambut masa new normal. Di antaranya adalah menyiapkan berbagai fasilitas baru seperti tempat cuci tangan dengan sabun, termo gun, face shield, masker, hand sanitizer, dan sebagainya.

“Kita berharap dengan kembali dibukanya sejumlah unit usaha ini, perekonomian masyarakat di sekitar DCML Samiran ini bisa mulai tumbuh kembali. Apalagi di tengah masa paceklik musim kemarau seperti sekarang, warga tidak bisa mendapatkan hasil dari sektor pertanian. Sehingga mereka hanya mengandalkan sektor pariwisata,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2017 lalu, Yayasan Damandiri melalui Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Samiran Boyolali dengan membangun sejumlah unit usaha di sektor pariwisata.

Melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari, sejumlah unit usaha dibangun seperti Kampung Homestay Damandiri, Warung Cafe Damandiri hingga objek wisata Taman Bunga Merapi Garden. Beberapa tahun berjalan, program ini ternyata berhasil menggerakkan ekonomi warga sekitar.

Terbukti dengan banyaknya warga ikut bergabung membuka usaha di sektor pariwisata, serta meningkatnya pendapatan masyarakat di desa wisata Selo, Boyolali, Jawa Tengah tersebut.

Lihat juga...