Pariwisata Halal Harus Terus Berinovasi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Afdhal Aliasar, mengungkapkan, pariwisata halal menjadi gaya hidup bagi wisatawan muslim yang ingin mendapatkan layanan terbaik sesuai dengan keyakinannya.

Menurutnya, pelaku bisnis pariwisata halal harus terus berinovasi dalam memberikan pelayanan destinasi wisata yang sesuai syariat Islam.

“Namun bukan berarti ingin melakukan Islamisasi dari suatu destinasi. Tapi, bagaimana kita memandu turis muslim domestik maupun mancanegara saat berkunjung ke destinasi di Indonesia, kebutuhan mereka terlayani dengan baik,” ujar Afdhal saat dihubungi, Kamis (9/7/2020).

Yakni sebut dia, mulai dari makanan, tempat ibadah, hotel, akomodasi, transportasi, dan juga atraksi yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan.

“Sekarang ini kebutuhan pasar wisata muslim meningkat, sehingga diperlukan aksi agar potensinya bisa digarap dengan maksimal,” imbuhnya.

Terkait hal itu, kata Afdhal, KNEKS berkomitmen memperhatikan segala aspek yang dibutuhkan wisatawan muslim, seperti makanan halal, hotel syariah, fasilitas ibadah yang mudah, dan atraksi yang ramah bagi keluarga mereka.

Bahkan KNEKS dengan pemerintah daerah, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus bersinergi bekerja sama dalam upaya mengembangkan wisata halal di Indonesia.

Apalagi menurutnya, konsep pariwisata halal bersifat inklusif menjadikan kesiapan infrastruktur wisata untuk yang dituju dapat dinikmati dan dimanfaatkan oleh semua golongan, tidak hanya umat muslim saja.

“Gaya hidup halal, termasuk di dalamnya wisata halal sudah menjadi tren global. Jadi sifatnya inklusif ini, tidak hanya untuk muslim saja,” tukasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, para wisatawan sangat mengapresiasi konsep wisata halal yang menyajikan atraksi yang ramah keluarga dan tersedianya makanan halal yang sehat serta higienis.

Tren wisata halal ini terus berkembang tidak hanya di Indonesia, tapi juga di banyak negara di dunia. Sehingga sektor pariwisata halal ini menjadi suatu hal yang sangat penting untuk dikembangkan.

“Sektor pariwisata halal atau wisata halal ini menjadi kontributor besar untuk pengembangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutup Afdhal.

Lihat juga...