Pelayaran Kapal Penumpang ke Timika Belum Dijadwalkan Pelni

Ilustrasi suasana aktivitas salah satu armada milik PT PELNI. ANTARA

TIMIKA – Manajemen PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero), hingga Rabu (15/7/2020) belum menerbitkan jadwal pelayaran kapal penumpang ke wilayah timur Indonesia.

Khususnya rute-rute di wilayah perairan selatan Papua, termasuk ke Pelabuhan Pomako Timika. Kepala Cabang PT Pelni Timika, Dadang Rukmana mengatakan, belum adanya jadwal pelayaran kapal Pelni dikarenakan, belum semua pelabuhan di wilayah selatan Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Maluku hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) beroperasi kembali.

“Kelihatannya sampai akhir Juli ini belum ada jadwal pelayaran kapal Pelni sampai ke Timika. Kalau untuk pantai utara Papua hingga Jayapura sudah beroperasi, namun di wilayah pantai selatan sama sekali belum ada jadwal. Ini terjadi karena beberapa pelabuhan seperti Fakfak, Kaimana, Tual dan Merauke sampai sekarang belum juga dibuka. Kalau Pelabuhan Agats Asmat hanya buka untuk pelayaran KM Tatamailau,” ungkap Dadang, Rabu (15/7/2020).

Selama ini, terdapat tiga kapal Pelni yang rutin melakukan pelayaran terjadwal ke Pelabuhan Pomako Timika yaitu KM Tatamailau, KM Leuser dan KM Sirimau. Namun semenjak 26 Maret 2020, ketiga kapal Pelni tersebut tidak lagi melayani pelayaran ke wilayah selatan Papua. Hal itu dikarenakan adanya kebijakan Pemprov Papua, yang diikuti oleh sejumlah kabupaten dan kota di wilayah itu, untuk menutup total akses pelayaran bagi seluruh kapal penumpang ke wilayah Papua.

Kepala Cabang PT Pelni Timika, Dadang Rukmana – Foto Ant

Menurut Dadang, penumpang kapal Pelni dari Pelabuhan Pomako Timika, sebagian besar memiliki tujuan ke Tual dan Dobo, di wilayah Provinsi Maluku. Serta sejumlah pelabuhan di wilayah NTT seperti Maumere, Lembata, dan Labuan Bajo.

Namun, sejumlah pelabuhan itu hingga sekarang masih ditutup dari aktivitas pelayaran kapal penumpang. “Meskipun Pemda Mimika sudah membuka kembali Pelabuhan Pomako, bahkan sudah ada petunjuk teknis bagaimana protokol kesehatan yang diterapkan bagi penumpang yang akan berangkat dan tiba, tapi kalau di pelabuhan tujuan belum dibuka maka tentu penumpang juga tidak bisa berangkat,” jelasnya.

Dengan kondisi seperti itu, hingga kini Kantor PT Pelni Cabang Timika belum juga membuka layanan penjualan tiket. Di depan Kantor PT Pelni Cabang Timika terpasang pengumuman, belum ada jadwal pelayaran kapal Pelni, sebagai pemberitahuan kepada para calon penumpang yang hendak bepergian menggunakan jasa kapal Pelni ke daerah asal masing-masing.

“Kalau sudah ada jadwal pelayaran kapal Pelni ke Pelabuhan Pomako Timika, kami akan mengundang media untuk mempublikasikannya. Kami minta masyarakat bersabar, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi sudah ada jadwal pelayaran kapal Pelni ke Pelabuhan Pomako Timika,” tandas Dadang.

Bagi para calon penumpang yang hendak bepergian dengan menggunakan jasa kapal Pelni, beberapa persyaratan yang harus diurus antara lain surat keterangan sehat dan bebas COVID-19 melalui hasil pemeriksaan cepat atau rapid test, surat rekomendasi dari pelabuhan tujuan, dan surat pernyataan dari Kantor Pelni asal. (Ant)

Lihat juga...