Pendidikan Gratis, Pemkot Semarang Anggarkan Rp5,4 Miliar untuk Swasta

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, terus mendorong pendidikan gratis 9 tahun, termasuk melibatkan satuan pendidikan dari sektor swasta.

Tahun ini, melalui Dinas Pendidikan Kota Semarang, dianggarkan bantuan dana Rp 5,4 miliar untuk biaya pendidikan gratis pada sekolah tingkat TK, SD dan SMP swasta. Tercatat sebanyak 50 sekolah swasta di Kota Semarang yang mendapat bantuan hibah dana tersebut.

“Bantuan ini, sebagai upaya kita untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Semarang.Tentunya ada kriteria yang kita tetapkan, sebagai syarat sekolah tersebut mendapat bantuan dana operasional tersebut,” papar Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri di Semarang, Senin (13/7/2020).

Syarat tersebut, selain sudah terakreditasi, sekolah yang diberikan bantuan tersebut juga memiliki jumlah kelas serta siswa sesuai dengan ketentuan.

“Khususnya untuk sekolah swasta yang selama ini kesulitan dana, dalam operasional sekolah, namun di satu sisi , dari segi kualitas sekolah memenuhi syarat,” tandasnya.

Dijelaskan, biaya pendidikan siswa di sekolah yang ditunjuk tersebut, seluruhnya dibiayai APBD Kota Semarang, sehingga siswa tidak perlu membayar biaya sekolah hingga lulus.

“Sudah dijalankan. Siswa yang bersekolah di satuan pendidikan swasta ini, tidak ada persyaratan khusus. Terpenting, mereka warga Semarang bisa masuk ke sekolah yang sudah kami tunjuk dalam program sekolah swasta gratis,” ucapnya.

Ditambahkannya, wacananya Walikota Semarang akan menambah kapasitas sekolah swasta gratis.

“Bisa jadi jumlah siswanya atau junlah sekolahnya yang mengikuti program tersebut, tinggal menunggu keputusan walikota nanti,” kata Gunawan.

Ia menerangkan, sekolah yang ditunjuk menjalankan program sudah melalui proses verifikasi. “Sekolah tersebut sudah mengajukan diri tahun lalu. Akreditasi sekolah, juga sudah kami verifikasi dan disetujui Walikota,” tambahnya.

Kepsek SMP Perintis 29 Semarang, Wahyu Agus Salim, mengaku dengan program sekolah swasta gratis, mampu meringankan beban sekolah dan orang tua siswa, dalam penyelenggaraan pendidikan, saat ditemui, Senin (13/7/2020). -Foto Arixc Ardana

Terpisah, salah satu sekolah swasta yang masuk program sekolah swasta gratis tersebut, mengapresiasi langkah Pemkot Semarang.

“Dengan adanya bantuan ini, tentu meringankan beban sekolah, yang selama ini bergantung pada SPP siswa. Kini, kita tidak lagi memungut biaya SPP dari siswa. Selain itu juga meringankan beban orang tua, terlebih di sekolah kami, rata-rata siswa berasal dari keluarga kurang mampu,” jelas  Kepsek SMP Perintis 29 Semarang, Wahyu Agus Salim.

Sekolah gratis tersebut, tidak hanya untuk siswa baru, namun juga untuk siswa kelas 2 dan 3, yang ada di sekolah tersebut.

Sementara, apresiasi juga disampaikan salah satu orang tua siswa, Junaedi. Menurutnya, dengan program sekolah swasta gratis tersebut, bisa mengurangi bebannya dalam membiayai anak sekolah.

“Kebetulan anak saya bersekolah di SMP Perintis 29 Semarang, tahun ini naik kelas dua. Dengan adanya program sekolah swasta gratis ini, beban berkurang karena biaya pendidikan gratis. Mudah-mudahan, program ini juga terus berlanjut hingga tahun-tahun mendatang,”pungkasnya.

Lihat juga...