Pulau Maspari di OKI Masuk Nominasi API Award 2020

Pulau Maspari di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan – Foto Ant

KAYUAGUNG – Pulau Maspari, yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, masuk ke dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020. Pulau Maspari masuk untuk kategori surga tersembunyi terpopuler, yang akan melewati tahapan jajak pendapat (polling) pada Agustus mendatang.

Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar mengatakan, pemerintah daerah sangat merespon positif anugerah tersebut, karena menjadi media untuk promosi wisata daerah. “Memang belum dipastikan bisa menang atau tidak, tapi setidaknya ini sudah satu langkah maju karena pariwisata itu membutuhkan promosi,” kata dia, di Kayuagung, Minggu (12/7/2020).

Peluang Pulau Maspari terpilih pada ajang anugerah yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut cukup terbuka. Beberapa keunggulan yang dimiliki, menjadi faktor pendukung hal tersebut.

Pulau yang berada di paling timur Provinsi Sumatera Selatan tersebut memiliki keindahan alam yang sangat alami. Seperti keberadaan batu karang, pasir putih, serta air laut yang masih jernih. Di Pulau Maspari juga dikembangkan konservasi penyu, dan pembudidayaan benih udang.

Untuk menggapai Pulau Maspari juga relatif mudah, karena dapat ditempuh dengan perjalanan darat sejauh 70 km, dengan waktu kurang lebih tiga jam, dari Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI. Setelah perjalanan darat itu, wisatawan akan menaiki kapal cepat kurang lebih 15 menit dari Dermaga Selapan, untuk tiba di Pulau Maspari.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebenarnya sudah menyusun rencana induk (masterplan) pengembangan Pulau Maspari menjadi destinasi wisata. Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya mengatakan, langkah tersebut untuk merespon dukungan penuh pemerintah pusat atas program pemerintah daerah. “Rencananya pulau ini akan dikembangkan menjadi lokasi destinasi wisata bahari dan sekaligus pusat perikanan,” kata dia.

Selain menjajaki potensi perikanan dan pariwisata, pemerintah juga menjajaki peluang pengembangan bidang lain di pulau yang berjarak perjalanan enam jam dari Palembang dengan menggunakan kapal cepat tersebut. (Ant)

Lihat juga...