Ribuan Petugas Pemutakhiran Data KPU Pessel Dinyatakan Negatif COVID-19

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PESISIR SELATAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, melakukan rapid test kepada ribuan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP). Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi para PPDP pada pelaksanaan Pilkada pada Desember 2020 mendatang.

Ketua KPU Pesisir Selatan, Epaldi Bahar mengatakan, untuk melakukan rapid test itu, KPU Kabupaten Pesisir Selatan bekerjasama dengan RSUD Muhammad Zein Painan. Rapid test terhadap penyelenggara pemilu seperti PPDP dinilainya sangat penting.

“Tahapan Pilkada 2020 akan dimulai lagi, setelah beberapa bulan tidak berjalan akibat Pandemi COVID-19. Rapid test dimaksudkan untuk memastikan PPDP bebas Covid-19,” katanya, di aula kantor KPU Pesisir Selatan, yang berada di Kota Painan, Rabu (15/7/2020).

Jumlah PPDP yang ikut rapid test itu sebanyak 1099. Dari jumlah yang ikut rapid test tersebut ada sebanyak 1096 dinyatakan non reaktif. Sementara untuk tiga orang reaktif, dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, yaitu PCR dan hasilnya negatif.

Dikatakannya, mengingat penyelenggara pemilu 2020 ini masih dalam kondisi COVID-19, maka setiap tahapan Pilkada yang dilaksanakan harus mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

“Artinya, seluruh penyelenggara dalam melaksanakan tugas memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, menggunakan APD dan lainnya,” tegasnya.

Epaldi Bahar menjelaskan untuk tahapan persiapan Pilkada serentak 2020 dilakukan oleh KPU Pesisir Selatan beserta jajaran. Dimana, kini akan dilakukan pemutakhiran data dan menyusun daftar pemilih Pilkada serentak tahun 2020.

“Oleh karena itu, dimohon kesediaan masyarakat melayani PPDP yang akan datang ke rumah-rumah untuk mencocokan dan meneliti kesesuaian data diri, serta memastikan anda terdaftar sebagai pemilih di Pilkada 2020,” ucap dia.

Untuk pemutakhiran data tersebut sudah dimulai hari ini Rabu 15 Juli hingga 13 Agustus 2020 mendatang. Kepada masyarakat diminta menyiapkan KTP Elektronik, surat keterangan dan Kartu Keluarga (KK).

Ia berharap untuk menyukseskan Pilkada serentak 2020 sangat dibutuhkan dukungan dari semua pihak. Kemudian diharapkan angka partisipasi pemilih dalam Pilkada serentak 2020 ini meningkat.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan, Erman Wadison, mengatakan, untuk melakukan pencegahan penularan COVID-19, Bawaslu Pesisir Selatan beserta jajaran melakukan pengawasan Pilkada 2020 dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD).

“Alat pelindung diri itu seperti masker sebanyak 968 lembar yang terbuat dari kain, hand sanitizer 302 botol, vitamin 4.598 dalam bentuk tablet, sarung tangan plastik 302 box dan pelindung wajah 242 buah,” jelasnya.

Dikatakannya, dalam melaksanakan pengawasan, Bawaslu juga dilakukan melakukan rapid test untuk seluruh petugas Bawaslu. Untuk tingkat kabupaten 13 orang, staf 8 orang, tingkat kecamatan 44 orang, nagari 181 orang, satu orang di antaranya dalam proses pergantian.

“Rapid test dilakukan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan terhadap seluruh personel Bawaslu dari tingkat kabupaten hingga nagari, dan hasilnya non reaktif,” sebut dia.

Dikatakannya, saat ini tahap Pilkada 2020 baik untuk pemilihan bupati dan wakil bupati maupun gubernur dan wakil gubernur kembali dilanjutkan setelah ditunda beberapa bulan, karena adanya Pandemi COVID-19.

Lihat juga...