Ribuan Warga Tumpah Ikuti CFD Perdana di Bekasi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, kembali menggelar hari bebas kendaraan/Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Ahmad Yani-Summerrecon pada Minggu 05 Juli 2020 pagi ini.

Wali Kota Bekasi, mengikuti CFD perdana untuk memantau langsung antusiasme warganya. Dia mengatakan untuk pelaksanaan CFD Minggu depan akan akan ada tes kesehatan seperti rapid tes sebagai bentuk antisipasi, Minggu (5/7/2020). Foto: Muhammad Amin

Terlihat, sejak pukul 06.04 WIB, masyarakat Kota Bekasi mulai berdatangan memadati area CFD di sepanjang jalan Ahmad Yani, Semua warga sebelum masuk diharuskan memakai handsanitizer dan diperiksa suhu tubuh oleh petugas.

Penjagaan Ketat area CFD dilakukan oleh, Dishub, Satpol PP, Polisi,TNI. Secara bergantian mereka memberikan imbauan kepada masyarakat melalui mobil patwal dan mobil pengeras suara untuk tetap mematuhi aturan protokol kesehatan.

“Ini sangat luar biasa, petugas terus memantau pelaksanaan CFD. Bahkan Kapolres dan pak Dandim yang hari ini dalam adaptasi tatanan baru masyarakat kota Bekasi ini ikut car free day,” ucap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bunderan Summarecon Mal Bekasi, Minggu (5/7/2020).

Dikatakan bahwa dapat dilihat satu persatu warga yang tidak memakai masker hanya beberapa saja atau bisa dikatakan hampir semua sudah menyadari pentingnya masker.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras mereka (masyarakat) yang sudah mematuhi dan proses pembukaan CFD ini, kita tidak terlalu mengalami kesulitan dan kendala pada prosesnya,”paparnya.

Namun demikian lanjutnya, bahwa pembukaan kembali CFD, masih tahap evaluasi untuk kedepan penerapan seperti apa. Evaluasi jelasnya akan dilakukan selama dua Minggu kedepan.

“Pelaksanaan CFD berikutnya, akan dievaluasi lagi. Setidaknya dua minggu kedepan,”tukasnya.

Di hari pertama pembukaan CFD imbuhnya kuliner masih belum diperbolehkan berjualan di areal. Karena sementara masih pelaksanaan CFD saja. Menurutnya tim gugus sudah mempersiapkan antisipasi jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 jika terjadi akibat CFD tersebut.

“Pelaksanaan CFD Minggu depan, kita akan melakukan titik rapid test. Jika ditemukan reaktif, maka akan langsung melakukan tes swab,” imbuhnya.

Pantauan di lapangan warga begitu antusiasi mengikuti CFD perdana setelah beberapa bulan di tutup akibat pandemi Covid-19. Ratusan warga terlihat berjalan sepanjang jalur CFD di areal bebas kendaraan tersebut.

Ahmad (21) warga Pekayon, mengaku sengaja datang bersama teman nongkrong untuk bertemu dan olahraga. Mereka berjalan dan menikmati suasana pagi diareal CFD di wilayah bunderan Summerecon. Warga memadati dan berswafoto di areal fly over Summerecon

“Sudah lama banget tidak ada CFD di kota bekasi, jadi kebetulan di buka lagi hari ini, maka saya dan teman-teman langsung saja datang kemari, tapi masih tetap jaga protokol kesehatan utamanya,” kata dia.

Antusiasme masyarakat yang datang pada proses dibukanya kembali CFD Kota Bekasi di jalan Ahmad Yani mengalami lonjakan atau over load dari batas yang sudah ditetapkan oleh pemerintah kota bekasi.

Diketahui pembatasan jumlah peserta CFD perdana awalnya hanya mengantisipasi masyarakat yang datang sebesar 2.000 orang saja dan untuk Minggu depannya dibuka hanya untuk 4.000 orang dan dilakukan secara bertahap.

Namun hal tersebut, ternyata diluar dugaan pemerintah kota bekasi. sebab, terpantau dari jumlah pendataan yang dihimpun dari 15 titik oleh pihak Dinas Perhubungan Kota Bekasi pada pukul 08.08 wib masyarakat yang berkunjung ke area car free day ini ada sebanyak 27,294 orang yang datang.

Menurut pantauan, masyarakat datang ke lokasi car free day jalan Ahmad Yani ini datang pukul 06.04 wib pagi dan pada pukul 08.32 wib masyarakat sudah membludak untuk datang ke area car free day.

Lihat juga...