Risiko Penularan Rendah, Banten Berada di Zona Kuning COVID-19

Ilustrasi Banten masuk zona kuning atau risiko rendah penyebaran COVID-19 – Foto Ant

SERANG – Provinsi Banten, bersama delapan kabupaten dan kota lainnya di daerah tersebut, saat ini sudah berada di zona kuning penyebaran COVID-19.

Dengan demikian, Banten masuk dalam zona risiko rendah. “Alhamdulillah, berdasarkan hasil evaluasi dengan menggunakan 15 indikator kesehatan masyarakat, menuju masyarakat produktif dan aman COVID-19 berbasis data, untuk Provinsi Banten dan delapan kabupaten dan kota sudah berada di zona kuning (Resiko Rendah),” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti di Serang, Rabu (8/7/2020).

Indikator tersebut diantaranya, dari sisi epidemiologi adalah adanya penurunan jumlah kasus positif selama dua pekan terakhir. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP juga di periode yang sama. Kemudian penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama dua pekan terakhir dari puncak, dengan target lebih atau sama dengan 50 persen.

Selanjutnya penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama dua pekan terakhir. Indikator lainnya adalah, kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif selama dua pekan terakhir, kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP selama dua pekan terakhir. Serta penurunan laju insiden kasus positif per 100,000 penduduk dan penurunan angka kematian per 100,000 penduduk.

Ati mengatakan, jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Banten hingga Rabu (8/7/2020), sudah sebanyak 1.389 orang. Dengan jumlah pasien yang masih dirawat 261 orang, pasien sembuh 1.040 orang, dan jumlah positif COVID-19 yang meninggal dunia sebanyak 88 orang. Kemudian jumlah PDP sebanyak 3.104 orang, dengan 259 masih dirawat, 2.511 sembuh dan sebanyak 334 PDP meninggal dunia.

Sebelumnya dari delapan daerah di Banten, empat kabupaten dan kota masuk zona merah, yakni Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Serang. Empat daerah lainnya masuk zona oranye, yakni Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. (Ant)

Lihat juga...