Sejumlah Titik Jalinsum Rusak Akibat Genangan Air

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Satuan kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) melakukan perbaikan sejumlah kerusakan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Perbaikan dilakukan dari titik Kecamatan Katibung hingga Bakauheni sepanjang 80 kilometer.

Samran, pengawas pengerjaan lapangan talud dan pelapisan aspal di Jalinsum KM 66+600 Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Sabtu (11/7/2020). Foto: Henk Widi

Samran, pengawas pekerjaan lapangan menyebutkan, perbaikan memakan waktu empat bulan dan difokuskan pada jalan rusak imbas penghujan. Penanganan tahap awal dilakukan dengan penutupan lubang menggunakan batu split dan penebalan dengan aspal hotmix. Selanjutnya pengerjaan drainase dilakukan untuk mencegah air menggenang di badan jalan.

“Fungsi jalan sebagai akses transportasi kerap cepat rusak akibat air hujan mengalir tidak pada tempatnya, normalisasi drainase dilakukan meminimalisir air menggenang di bahu jalan yang terbuat dari aspal,” terang Samran saat dikonfirmasi Cendana News, Sabtu (11/7/2020).

Kerusakan Jalinsum imbas drainase yang buruk terjadi pada sejumlah titik di kecamatan Katibung hingga Bakauheni.

Selain perbaikan drainase jalan P2JN dari Kementerian PUPR juga melakukan proses perbaikan pada berem atau bahu jalan. Perbaikan dilakukan setelah proses pengaspalan badan jalan dengan penebalan aspal.

“Total drainase yang diperbaiki mencapai satu kilometer terutama pada titik yang rawan genangan air saat penghujan,” cetus Samran.

Bambang Sumbogo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung menyebut perbaikan memperlancar sektor transportasi. Sebagai jalur penghubung antar kabupaten, provinsi Jalinsum memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Selama ini kerusakan jalan didominasi berlubang dan bergelombang.

“Akses jalan yang baik dengan perbaikan drainase akan menambah keawetan usia Jalinsum yang dilintasi kendaraan,” papar Bambang Sumbogo.

Perbaikan jalan rutin menurutnya sangat mendukung mobilitas warga. Sebab perbaikan jalan selama ini kerap dilakukan menghadapi mudik lebaran Idul Fitri dan Idul Adha.

Meski mudik lebaran tahun ini tidak dilakukan perbaikan jalan ikut mendukung mobilitas warga. Lancarnya akses jalan mempersingkat waktu tempuh dari Bandar Lampung ke Bakauheni dan sebaliknya.

Lihat juga...