Selama Pandemi, IKM Makanan di Parimanan Berkembang Baik

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman, Sumbar, Gusniyetti Zaunit – Foto Ant

PARIAMAN – Perkembangan Industri Kecil Menengah (IKM) bidang makanan di Parimanan, terpantau lebih baik dibandingkan IKM kerajinan, selama pandemi COVID-19.

“Hal tersebut dikarenakan, pada Ramadan kemarin, IKM makanan ini sudah mulai berjualan. Sedangkan IKM yang bergerak di bidang lainnya harus berhenti produksi,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Gusniyetti Zaunit, Sabtu (4/7/2020).

Berhentinya produksi pelaku IKM non-makanan itu, dikarenakan tidak adanya pesanan dari konsumen. Serta ditutupnya Pasar Bukittinggi, yang merupakan pusat penjualan hasil kerajinan di Sumbar.

Meskipun Pasar Bukittinggi telah dibuka, seiring dengan diterapkannya normal baru. Namun hingga saat ini, penjualan produk IKM non-makanan di daerah itu masih rendah. “Untuk itu kami terus mendorong, agar pelaku IKM di Pariaman memasarkan produknya secara daring (dalam jaringan),” katanya.

Meskipun awalnya produk yang dipasarkan secara daring kurang peminat, namun hal tersebut setidaknya dapat membantu pelaku usaha bertahan, di situasi pandemi COVID-19.

Sementara itu, produk IKM makanan yang masih berkembang dengan baik di antaranya, produsen ladu dan kripik. Sedangkan bidang non-makanan di antaranya bordir dan sulaman. Saat ini jumlah pelaku IKM di Pariaman mencapai 7.065 unit, yang sebagian besar terdampak COVID-19. Sebelumnya Pemkot Pariaman, Sumbar, mendorong pelaku usaha IKM di daerahnya, untuk memulai berproduksi seiring dengan akan diterapkannya tatanan normal baru atau new normal.

Hasil produksi IKM tersebut baik ladu hingga kerajinan tangan seperti sulam, bordir, dan rajutan, pemasarannya banyak ke Bukittinggi dan sejumlah daerah lainnya di Sumbar. Saat ini, peluang pemasaran produk ke Bukittinggi juga mulai dibuka, karena kota itu akan menerapkan normal baru dan dalam waktu dekat akan disusul daerah lainnya di Sumbar. (Ant)

Lihat juga...