Seluruh Fasilitas Kesehatan di Tarakan Layani Tes Cepat

Wali Kota Tarakan, Khairul – foto Ant

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan, Kalimantan Utara, membuka seluruh fasilitas kesehatan di daerahnya, untuk melayani tes cepat COVID-19. 

Hal itu menjadi respon, setelah adanya keputusan penurunan tarif tes cepat dari Kementerian Kesehatan menjadi Rp150 ribu. “Nanti ada surat edaran baru untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan surat edaran Menkes. Kalau sanggup melayani, silahkan,” kata Wali Kota Tarakan, Khairul di Tarakan, Rabu (8/7/2020).

Khairul menyebut, dia tidak tahu persis harga alat tes cepat. Untuk itu, Wali Kota membuka seluruh fasilitas kesehatan untuk melayani tes cepat. Fasilitas kesehatan itu meliputi rumah sakit, laboratorium kesehatan, puskesmas dan dokter praktik. “Siapa yang mau, ya silahkan. Tapi batasan harganya tetap sesuai edaran Menkes,” tandas Khairul.

Dengan turunnya tarif tes cepat akan membuat masyarakat menjadi lebih diuntungkan. Namun saat ini, pelayanan tidak maksimal dengan habisnya stok alat tes cepat yang dimiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan dan RSUD Kota Tarakan. Kedua rumah sakit ini tidak punya stok banyak alat tes cepat.

Direktur Utama RSUD Kota Tarakan, Joko, mengatakan hal yang sama. Modal yang dikeluarkan untuk satu tes cepat mencapai Rp280 ribu. Sehingga pihaknya tidak dapat menutup jumlah anggaran yang telah dikeluarkan. “Kami upayakan cari alat tes cepat, mudah-mudahan cepat dapat. Sementara stoknya menipis dan kami peruntukan untuk pelacakan di dalam. Mulai hari ini stoknya menipis dan sedang diupayakan lagi,” tandas Joko. (Ant)

Lihat juga...