Tenaga Medis Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid -19 di Banyumas

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Bupati Banyumas, Achmad Husein di ruang kerjanya. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO — Pasca dilakukan swab test secara massal di berbagai titik dan komunitas, terjadi penambahan jumlah kasus positif Covid-19 yang cukup signifikan di Kabupaten Banyumas yaitu sampai 18 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 orang merupakan tenaga medis.

“Total tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas, sampai hari ini ada 11 orang. Sehingga ke depan, seluruh tenaga medis akan kita lakukan swab test secara bertahap,” kata Bupati Banyumas, Achmad Husein, Minggu (12/7/2020) malam.

Untuk melokalisir penyebaran, seluruh kontak dekat serta pihak keluarga dari 11 tenaga medis sudah dilakukan tracking.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, sampai dengan hari ini pihaknya sudah melakukan swab test terhadap 1.095 orang warga Banyumas dari berbagai kalangan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 444 orang sudah keluar hasil swab. 18 di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Penambahan 18 kasus positif Covid-19 tersebut berasal dari 11 orang tenaga medis, 2 orang petugas Satpol PP dan 6 orang pedagang pasar tradisional.

“Untuk yang anggota Satpol PP, salah satunya merupakan warga Kabupaten Purbalingga, sehingga yang dimasukan dalam pendataan di Banyumas hanya 1 orang, jadi total penambahan kasus positif Covid-19 sampai hari ini ada 18 orang,” terang Achmad Husein.

Terkait anggota Satpol PP yang positif Covid-19 ini, lanjutnya, pihaknya akan melakukan swab test keseluruhan terhadap para anggota Satpol PP. Swab test juga akan dilakukan terhadap dinas-dinas dan instansi yang kontak langsung dengan pelayanan masyarakat.

Sementara itu, terkait pedagang pasar tradisional yang terkonfirmasi positif Covid-19, Husein merinci, sebanyak 5 pedagang dari Pasar Wage dan 1 pedagang dari Pasar Manis. Untuk Pasar Wage akan dilakukan penutupan mulai hari Selasa (14/7/2020) sampai dengan Kamis (16/7/2020). Sedangkan untuk Pasar Manis belum dilakukan penutupan, tetapi masih sebatas lokalisir saja.

“Jadi kita melakukan swab test terhadap pedagang di seluruh pasar tradisional di Banyumas, masing-masing pasar kita ambil sampel 50 orang. Untuk sementara hasilnya, ada 6 yang positif. Pasar Wage akan ditutup selama tiga hari dan untuk Pasar Manis, jika memang diperlukan penutupan untuk sterilisasi, akan kita tutup setelah Pasar Wage dibuka, sehingga bergantian,” ungkap Husein.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, dengan adanya penambahan 18 kasus positif tersebut, maka total jumlah kasus positif Covid-19 di Banyumas mencapai 105 orang. Dari jumlah tersebut, yang masih menjalani perawatan saat ini ada 31 orang.

“Penyebaran ini sebagian besar dari Orang Tanpa Gejala (OTG), ditambah dengan masih ada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah,” jelasnya.

Lihat juga...