Tiga WNA Asal Nigeria Diamankan Petugas Imigrasi Denpasar

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

DENPASAR — Petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengamankan tiga Orang Berkewarganegaraan Nigeria. Mereka diduga melanggar Pasal 78 ayat 3 Undang-undang No. 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

Kepala Sub Bagian Humas Kanwil Kemenkumham Bali I Putu Surya Dharma menyebutkan, ketiga WNA tersebut diamankan di rumah kontrakannya di kawasan jalan Pura Demak Barat Jl. Lange V No.9, Tegal Harum, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali Senin, (27/7/2020) kemarin.

Mereka diamankan setelah pihaknya menindaklanjuti informasi yang diterima melalui email kantor pada tanggal 24 Juni 2020 dan diteruskan pada email Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian pada tanggal 25 Juni 2020.

“Berdasarkan laporan masyarakat tersebut, kemudian tim yang telah mengumpulkan data dan informasi terkait ketiga WNA tersebut dimana menginap dan kami pantau,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa, (28/7/2020).

Kemudian, pada pukul 10.00 pagi kemarin, tim dan anggota BAIS melakukan pengintaian dan langsung menemui petugas jaga kos dan juga pemilik kos elite tersebut. untuk selanjutnya tim meminta ijin kepada pemilik kos dan dibantu oleh penjaga kos untuk mengantar ke kamar WNA tersebut untuk diminta menunjukkan identitas Paspor ketiga WNA tersebut.

Surya menambahkan, setelah Tim bertemu dengan ketiga orang asing berkewarganegaraan Nigeria dan memberitahukan maksud dan tujuan kedatangan tim, diminta ketiganya untuk menunjukkan paspor masing-masing.

Tim yang melakukan pemeriksaan paspor menemukan bahwa ketiga WNA Nigeria tersebut berinisial AHM, EJA, dan UGE sudah tidak memiliki Izin Tinggal di Indonesia karena Izin Tinggalnya sudah berakhir lebih dari 60 Hari.

Tim kemudian membawa ketiga WNA Nigeria tersebut ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar untuk dimintai keterangan mengenai kegiatan yang dilakukan serta pemeriksaan lebih lanjut. setelah dilakukan pemeriksaan bahwa ketiga orang WN Nigeria tersebut terbukti telah melewati ijin tinggal yang dimilikinya lebih dari 60 hari ( sejak tahun 2018 dan 2019)

“Tujuan mereka datang ke indonesia untuk seleksi di klub sepakbola. Bahwa mereka saat ini tidak memiliki biaya hidup untuk pulang ke negara asalnya dan belum ada alat angkut untuk melakukan deportasi,” terangnya.

Saat ini ketiga orang tersebut ditempatkan di ruang detensi imigrasi dan menunggu proses administrasi untuk selanjutnya di kirim ke rudenim bali.

“Hari ini selasa (28/7/2020) sekitar pukul 15.30 WITA, ketiga WNA nigeria tersebut dipindahkan ke rumah detensi imigrasi untuk menunggu proses pendeportasiannya,” tandasnya.

Lihat juga...