Titiek Soeharto Serahkan 23 Ekor Sapi Kurban Keluarga Cendana

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto menyerahkan 23 ekor sapi kurban dari keluarga Cendana, secara simbolis kepada Ketua Harian Masjid Agung At-Tin, Muhammad Sutia Tubagus di lokasi pemotongam area masjid setempat di Jakarta Timur, Jumat (31/7/2020).

“Saya mewakili keluarga, menyerahkan hewan kurban sapi,  semoga berkah dan bermanfaat bagi sesama,” kata Titiek Soeharto saat menyerahkan hewan kurban dari keluarga Cendana secara simbolis.

Idul Adha menurut Titiek Soeharto, adalah momentum kita untuk mengingat kepada Allah swt atas semua berkah yang telah diberikan dalam kehidupan. Juga pengingat kita agar berkurban berbagi kepada sesama.

“Idul Adha mengingatkan sesama untuk berbagi dengan berkurban bagi yang mampu. Orang yang tidak mampu pun bisa berkurban dengan tenaga pikiran, senyum pun sudah merupakan ibadah,” ujar Titiek Soeharto kepada Cendana News. 

Pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, keluarga Cendana berkurban tidak hanya di Masjid Agung At-Tin, tapi juga di Yogyakarta, Solo, pondok pesantren dan masih banyak lagi.

“Alhamdulillah ada di beberapa titik tempat, di Yogya, Solo, di Makam Astana Girimangun juga ada. Dan di pesantren-pesantren,” ujarnya

Titiek Soeharto berharap pelaksanaan kurban tahun ini lebih baik  dari tahun sebelumnya. “Dan, membawa berkah untuk kita semua,” imbuh putri Presiden ke 2 RI, Jenderal Besar HM Soeharto.

Wakil Ketua 1 Masjid Agung At-Tin, Mayor Jenderal TNI (Purn), Agus Gunaedi Pribadi, ditemui di
di lokasi pemotongam area Masjid Agung At Tin, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2020). -Foto: Sri Sugiarti

Wakil Ketua 1 Masjid Agung At-Tin, Mayor Jenderal TNI (Purn), Agus Gunaedi Pribadi mengatakan, keluarga Cendana setiap tahun berkurban dengan jumlah yang banyak.

“Alhamdulillah dari Keluarga almarhum Pak Harto dan almarhumah Ibu Tien Soeharto, kurban sapi 23 ekor. Setiap tahun selalu di atas 20 ekor sapi. Ini keberkahan berbagi kepada sesama,” ujar Agus kepada Cendana News.

Menurutnya, keluarga Cendana rutin melaksanakan kurban dengan sapinya dari Tapos, dan  kemudian disembelih di Masjid At-Tin.

“Jadi kami dapat kepercayaan untuk melakukan penyembelihan dan pendistribusian kepada masyarakat di sekitar Masjid At-Tin, baik itu kaum dhuafa, anak yatim piatu, pondok pesantren dan lainnya,” ungkapnya.

Agus berharap semua yang dilakukan dengan berkurban ini menjadi amalan terbaik bagi keluarga Cendana, senantiasa diberikan keberkahan oleh Allah swt. “Terkhusus kepada almarhum Pak Harto dan almarhumah Ibu Tien Soeharto, semoga ditempatkan di surganya Allah swt. Aamiin,” pungkasnya mendoakan.

Lihat juga...