TMII Kelola Sampah Jadi Kompos

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Manager Tata Lingkungan TMII, Sandi Winata, ditemui di ruang kerjanya di TMII, Jakarta, Rabu (29/7/2020). Foto: Sri Sugiarti.

JAKARTA — Menjaga agar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) nyaman untuk dikunjungi, pengelola tidak hanya memberikan pelayanan yang terbaik, namun juga memperhatikan hal-hal pendukung lainnya, seperti sampah. Bahkan sampah tersebut diubah menjadi kompos.

Manager Tata Lingkungan TMII, Sandi Winata mengatakan, pertamanan di area TMII selalu dirawat dengan baik dengan menataan yang prima. Begitu pula dengan jalur-jalur prokoler kawasan TMII, kebersihannya selalu ditangani dengan baik.

“Setiap harinya, TMII menerapkan bersih dini, pukul 05.00 WIB petugas sudah mulai melakukan pembersihan wahana rekreasi budaya ini. Jadi, saat pengunjung datang, mereka merasakan kenyamanan,” kata Sandi kepada Cendana News, Rabu (29/7/2020).

Kini di masa tatanan baru atau new normal, dengan telah dibuka kembali TMII pada tanggal 20 Juni lalu, memang ada pembatasan pengunjung sesuai peraturan pemerintah.

Namun kata Sandi, tidak menyurutkan petugas kebersihan TMII untuk selalu bergerak menyisir area miniatur Indonesia yang dibangun oleh Ibu Negara Raden Ayu Fatimah Siti Hartinah atau Ibu Tien Soeharto, untuk dijaga kebersihannya.

“Tidak ada yang berubah meskipun pengunjung dibatasi, dan juga saat itu tutup sementara. Petugas kebersihan TMII tiap hari dikerahkan sebanyak 50 orang. Pengangkutan sampah tiga kalu dalam sehari,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, pada libur lebaran volume sampah yang diangkat di atas 30 ton. Sedangkan kalau kegiatan Pekan biasa tercatat kisaran 20-30 ton, dan kalau hari biasa antara 5-10 ton. Adapun di akhir pekan, Sabtu-Minggu itu kisaran 5-20 ton.

“Alhamdulillah, kebersihan di area TMII bisa diatasi selama ini, sampah-sampah per hari diangkut, pagi, siang dan sore,” ujar Wirman.

Namun demikian ungkap dia, di tengah pandemi Covid-19 ini dengan adanya pembatasan pengunjung, maka volume sampah di TMII juga mengalami penurunnya.

Semua petugas kebersihan menyisir ke seluruh titik-titik yang telah ditentukan untuk dibersihkan. Dua truk sampah milik pengelola TMII pun siap mengangkut sampah-sampah tersebut.

Kepala Bagian Kebersihan TMII, Wirwan, ditemui di ruang kerjanya di TMII, Jakarta, Rabu (29/7/2020). Foto:Sri Sugiarti.

Menurutnya lagi, masa pandemi Covid-19 dengan menurunnya sampah pengunjung, maka dimanfaatkan untuk lebih menata pohon-pohon yang ada di kawasan TMII.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara, ada di area TMII, tepatnya di samping masjid Sunan Kalijodo di kompleks padepokan atau perumahan karyawan TMII.

“Sampah dibuang di sana, sebagian lagi dibuang ke Bantar Gebang. Sampah-sampah yang dibuang ke TPS milik TMII dibuat kompos. Ya saat ini kebanyakan sampah daun dan rating,” ujarnya.

Sampah daun dan ranting yang terkumpul di TPS itu, jelas dia, kemudian dicacah dengan menggunakan mesin. Setelah halus kemudian dicampurkan dengan media tanah, didiamkan, hingga menjadi kompos.

Kompos yang sudah jadi dimanfaatkan untuk pemupukan tamanan dan pohon-pohon yang ada di kawasan TMII.

“Jadi komposnya kita manfaatkan untuk mencukupi kebutuhan TMII, sebagai pupuk bagi tanaman dan pohon,” tukasnya.

Apalagi kata Sandi menambahkan, pemerintah DKI Jakarta telah mencanangkan kebijakan bahwa 25 persen sampah di kawasan wisata atau perusahaan besar itu harus diolah oleh pengelola kawasan tersebut.

Sedangkan untuk sampah-sampah plastik seperti botol-botol minuman, itu bekerja sama dengan pemulung. Mereka memungut dan manfaatnya untuk mereka.

“Ditempat penampungan juga ada yang sortir sampah, tapi sifatnya pribadi. Rencana kedepan mereka akan dikoordinir dengan baik, tapi tidak digaji hanya saja nilai tambah dari sampah itu untuk mereka,” ujarnya.

Wirman juga mengatakan, dalam kawasan TMII, pihak telah menyediakan 300-400 tong sampah ukuran sedang yang disebar di setiap titik di area TMII. Ditambah tong sampah besar sebanyak 60 buah.

Dia berharap, agar para wisatawan TMII menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Lihat juga...