1.148 Lembar Uang Edisi Khusus Terdistribusikan ke Masyarakat Banyumas

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Dalam jangka waktu lima hari, sebanyak 1.148 lembar uang baru edisi HUT Kemerdekaan RI sudah terdistribusikan ke masyarakat Banyumas dan sekitarnya. Untuk memaksimalkan penukaran uang baru tersebut, Bank Indonesia (BI) Purwokerto mulai membuka penukaran kolektif.

Kepala BI Purwokerto, Samsun Hadi mengatakan, penukaran kolektif dibuka untuk mempermudah dan mempercepat penukaran, serta meminimalkan kedatangan orang-orang ke kantor BI. Karena mereka cukup dengan menunjuk salah satu sebagai penukar uang saja.

“Jadi tidak perlu semua datang untuk menukar uang, bisa diwakilkan oleh satu orang. Untuk penukaran kolektif minimal 17 orang,” kata Samsun Hadi, Kamis (27/8/2020).

Saat ini stok uang baru di BI Purwokerto masih cukup banyak, yaitu ada 1.198.852 lembar. BI Purwokerto mendapatkan alokasi uang baru sebanyak 1.200.000 lembar dan sudah terdistribusikan sebanyak 1.148 lembar.

Kepala BI Purwokerto, Samsun Hadi di Purwokerto, Kamis (27/8/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Lebih lanjut Samsun Hadi menjelaskan, penukaran kolektif bisa dilakukan oleh kelompok masyarakat secara umum dengan menunjuk pihak yang akan mewakili mereka. Selanjutnya pihak yang ditunjuk menyampaikan surat permohonan dan daftar pemesan kolektif kepada petugas melalui email.

Selanjutnya, pihak yang ditunjuk akan menerima notifikasi melalui email bahwa surat permohonan dan daftar pemesanan kolektif sudah diterima dan akan segera diproses. Dan pihak yang ditunjuk akan menerima konfirmasi jadwal penukaran.

“Pihak yang ditunjuk harus datang sesuai dengan jadwal waktu yang sudah ditentukan sesuai dengan yang tertera pada bukti pemesanan kolektif dengan membawa beberapa persyaratan dan uang tunai senilai yang akan ditukarkan,” jelasnya.

Syarat yang harus ditunjukan saat penukaran uang yaitu Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dari pihak yang ditunjuk dan fotokopi KTP dari para pemesan kolektif. Selain itu juga harus membawa serta surat permohonan dan menunjukan bukti pemesanan yang diterima memalui email.

“Untuk penukaran kolektif ini baru mulai dibuka hari Selasa kemarin, tanggal 25 Agustus 2020. Kita berharap masyarakat bisa memanfaatkannya,” kata Samsun Hadi.

Sementara itu, salah satu penukar uang, Puji Purwanto mengatakan, layanan kolektif penukaran uang baru ini memudahkan masyarakat yang ingin mendapatkan uang baru, namun kesulitan karena faktor kesibukan. Sebab, penukaran uang dilakukan selama jam kerja.

“Saya menukar 30 lembar uang baru, kolektif bersama teman-teman, semua persyarakat sudah lengkap dan hari ini jadwal penukarannya. Tetap harus mengantri dulu, tetapi tidak terlalu banyak antriannya, karena jumlah yang menukar dibatasi dan BI juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Untuk penukar uang baru, saat masuk ke kantor BI, langsung dilakukan pemeriksaan suhu tubuh. Setelah itu mereka diwajibkan untuk cuci tangan. Kursi antrian juga ditata dengan jarak tertentu.

Lihat juga...