42 Pemangku dan 24 Serati Banten Ikuti Pelatihan se-Denpasar

Editor: Makmun Hidayat

DENPASAR — 42 orang pemangku dan 24 orang serati banten mengikuti pendidikan dan pelatihan Kepemangkuan dan Serati Banten tingkat pemula se-Kota Denpasar.

Wakil Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, pelatihan ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan wawasan mengenai pelaksanaan upacara agama Hindu dan tata cara membuat Banten.

Hal ini selaras dengan tujuan Kota Denpasar. Di mana dalam visi Kota Denpasar berwawasan budaya, pentingnya menggali  jati diri masyarakat Kota Denpasar yang berwawasan budaya melalui pendidikan dan pelatihan Kepemangkuan dan Serati Banten tingkat pemula di Kota Denpasar sebagaimana diadakan Yayasan Dharma Bakti.

“Pemerintah Kota Denpasar sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan Diklat Kepemangkuan dan Serati Banten tingkat pemula ini, semoga ke depannya pengetahuan dan wawasan dapat lebih ditingkatkan serta dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Denpasar untuk meningkatkan SDM pemangku di Kota Denpasar sehingga melayani umat dalam pelaksanaan upacara Yadnya,” kata Jaya Negara saat ditemui di sela-sela acara di Pura Puseh Desa Adat Denpasar Kamis, (20/8/2020).

Sementara itu, ketua panitia kegiatan, Ketut Sudana mengatakan, acara ini bekerja sama dengan Yayasan Dharma Bakti. Dikatakan, diklat Kepemangkuan dan Serati Banten tingkat pemula ini adalah kali kedua yang diadakan yayasan serta memiliki tiga bidang utama, yakni pendidikan, keagamaan, dan sosial.

“Tujuan dilaksanakannya diklat ini adalah untuk memberikan pemahaman sesuai dengan sastra yang ada, karena yang akan memberikan materi pada diklat angkatan kedua ini adalah sulinggih serta dosen-dosen agama dari beberapa Universitas Agama Hindu di Kota Denpasar,” Ujarnya

Lihat juga...