Arsenal Berusaha Rampungkan Transfer Gabriel

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, melakukan selebrasi bersama trofi Piala FA yang diraih timnya setelah mengalahkan Chelsea dalam partai final di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (1/8/2020) waktu setempat – Foto Ant

JAKARTA – Manajer Arsenal, Mikel Arteta menyebut, timnya masih terus berusaha untuk merampungkan transfer bek tengah Gabriel Magalhaes dari klub Prancis Lille.

Arteta mengatakan, proses negosiasi antara Lille dan Arsenal masih berjalan. Dan dia mengaku optimistis, timnya bisa lekas mendapatkan bek berusia 22 tahun itu “Kami berusaha merampungkan kesepakatan. Itu yang bisa saya sampaikan saat ini,” kata Arteta, Jumat  (28/8/2020) dini hari WIB.

Menurutnya, proses negosiasi akan selesai setelah kedua tim bersepakat, kemudian pemain menyetujui kontrak, dan menjalani tes medis. “Semuanya tak semudah yang dibayangkan. Tapi kami cukup positif bisa merampungkannya,” tambahnya.

Gabriel diyakini akan menjadi jawaban bagi rapuhnya pertahanan Arsenal selama beberapa musim ini. Sejumlah media di Inggris beberapa hari terakhir menurunkan laporan, Arsenal dan Lille sudah sepakat dengan nilai transfer Gabriel ke London, yang mencaoai sebesar 27 juta poundsterling (sekira Rp521,9 miliar).

Arteta sendiri mengakui, ia dan tim pemandu bakat Arsenal memang sudah mengikuti penampilan Gabriel. “Kami memantau perkembangannya dan cukup yakin ia cocok untuk memperkuat skuat ini. Jika kami bisa merampungkan transfer perekrutannya, itu sangat bagus,” pungkas Arteta.

Musim lalu Gabriel tampil 34 kali bersama Lille di semua kompetisi, dan membantu Les Dogues finis urutan keempat di Liga Prancis yang disudahi lebih awal karena pandemi COVID-19. Jika Gabriel resmi didatangkan Arsena,  beredar rumor The Gunners bakal mengizinkan Rob Holding untuk hijrah ke klub lain.

Sementara mengenai kemenangan melawan Liverpool di fase akhir musim 2019/20, disebut Mikel Arteta menyebut jadi titik balik perjalanan The Gunners musim lalu. Oleh karena itu Arteta berharap, timnya bisa tampil sama baiknya ketika kembali menghadapi Liverpool di ajang Community Shield, selaku penanda bermulanya sepak bola Inggris musim 2020/21 di Wembley, pada Sabtu (29/8/2020).

“Saya pikir itu memang menjadi pondasi kepercayaan diri bahwa kami bisa menantang tim-tim hebat dan mengalahkan mereka. Juga soal keyakinan selalu ada jalan untik menang, sebagaimana kami perlihatkan ketika melawan Manchester City dan Chelsea. Tetapi jika ditilik ulang itu memang menjadi titik balik musim lalu,” tandas Arteta.

Kemenangan Arsenal 2-1 atas Liverpool di Emirates dalam laga pekan ke-36 Liga Premier Inggris 2019/20, menjadi raihan mengejutkan, mengingat lawannya lebih diunggulkan sebab sudah berstatus juara. Hanya empat hari berselang, Arsenal kembali membalikkan prediksi ketika menyingkirkan Man City di semifinal Piala FA guna mempersembahkan kekalahan perdana The Citizens di kompetisi piala domestik Inggris sejak 2017.

Lantas tren positif itu berlanjut ketika Arsenal menundukkan Chelsea di partai final, guna memantapkan diri sebagai tim tersukses di Piala FA dengan 14 kali juara. Arteta mengakui kondisi fisik dan mental para pemainnya cukup bagus, kendati harus mengawali musim 2020/21 hanya tiga pekan setelah musim sebelumnya berakhir, kondisi khusus yang terjadi karena pandemi COVID-19.

“Sebetulnya tidak sulit karena kami menyukai pekerjaaan ini walaupun terkadang kami butuh waktu melakukan refleksi dan mengalihkan perhatian sejenak dari sepak bola. Saya pikir kami sudah melakukannya, walaupun tidak selama biasanya, tapi itu cukup dan sepertinya para pemain dalam kondisi bagus baik secara fisik maupun mental,” tambah Arteta.

Kendati ada trofi yang diperebutkan, berbentuk tameng, Community Shield kerap dianggap kalangan suporter sebagai laga seremonial pembuka musim semata, yang mempertemukan juara Liga Premier dengan juara Piala FA. Baik Liverpool maupun Arsenal sama-sama mengumpulkan 15 kali kemenangan Community Shield. Arsenal terakhir menang pada 2017, sedangkan Liverpool 2006. (Ant)

Lihat juga...