Atlet Panjat Tebing Indonesia Juarai  IFSC Connected Speed Knockout

Rahmad Adi Mulyono (tengah), yang menjuarai IFSC Connected Speed Knockout – Foto Ant

JAKARTA – Atlet panjat tebing Indonesia, Rahmad Adi Mulyono, menjuarai ajang IFSC Connected Speed Knockout atau kejuaraan speed daring, yang diinisiasi oleh Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC), Minggu (2/8/2020).

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menyebut, Rahmad Adi berhak mendapat medali emas, setelah mengalahkan atlet dari Italia, Gianluca Zodda, dengan catatan waktu 5,7 detik. Catatan waktu ini mendekati rekor dunia 5,48 detik yang masih dipegang oleh atlet dari Iran.

Pada babak penyisihan, penampilan Rahmad Adi stabil. Rata-rata waktu yang dicapai di bawah enam detik. Memasuki babak perempat final, dia berhasil mengalahkan juara dunia dari Rusia, Vladislav Deulin. Penampilannya yang cemerlang itu terus mengantarkannya hingga maju ke babak final.

Di final, Adi mengalahkan Gialucca Zooda dari Italia, yang notabene adalah pemanjat senior, dengan catatan waktu 5,770 detik. Sementara Zooda mencatatkan waktu lebih lambat 5,798 detik. “Adi sendiri adalah atlet kita yang masih cukup muda dan sangat potential untuk dikembangkan prestasinya. Kami mengharapkan dukungan dari masyarakat Indonesia agar atlet-atlet kita bisa terus mengharumkan nama bangsa ke depannya,” ujar Ketua Umum PP FPTI, Yenni Wahid, Minggu (3/8/2020).

Kejuaraan tersebut dilaksanakan secara daring, sehingga menjadi pengalaman pertama dalam sebuah kejuaraan panjat tebing level dunia. Diikuti oleh 50 peserta dari sembilan negara di tujuh lokasi, para atlet berlaga di negara masing-masing dan penilaian pun dilakukan secara daring. (Ant)

Lihat juga...