BNN Gagalkan Ratusan Kilogram Ganja Siap Edar di Bekasi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, mengamankan truk bermuatan ratusan kilogram daun ganja siap edar di pintu masuk perumahan Pesona Metropolitan Kelurahan Bojong Rawa Lumbu Rawa Lumbu, Bekasi Kota, Jawa Barat, Senin (10/8/2020).

Dua orang tersangka FH dan BL berhasil diamankan selaku pembawa truk bernomor polisi BL 8722 UX persis di KM 7 Narogong. Keduanya diamankan bersama barang bukti diperkirakan sementara mencapai 500 kilogram Ganja dalam 14 karung berisikan 410 bungkus lakban coklat.

Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol. Arman Depari, mengatakan bahwa penangkapan dipimpin oleh direktur Penindakan dan Pengejaran Narkotika Brigjen I Wayan Sugiri.

Saat melakukan penangkapan ratusan Kilogram Ganja tersebut dicampur dengan muatan pisang menggunakan truk. Para pelaku sudah mengatur startegi meskipun BNN berhasil menangkap tetapi pembawanya bisa lolos guna memutus informasi. Namun jelasnya petugas BNN lebih sigap dan berhasil menyita barang bukti bersama kedua tersangka.

Arman, mengatakan bahwa modus hasil ungkapan di wilayah Kota Bekasi tersebut memiliki kemiripan dengan pengungkapan sebelumnya dengan narkotika yang dicampur dengan beras dan biji jagung. Tapi hari ini ratusan kilogram ganja tersebut dicampur dengan pisang.

Dikatakan bahwa kedua tersangka membawa truk berisi ganja dengan buah pisang dimulai dari Aceh, Medan, Lampung dan Kota Bekasi sebelum menuju Jakarta.

Menurutnya modus dengan menggunakan truk dengan logistik atau bahan pangan kerap dilakukan tersangka untuk mengelabuhi petugas. Hal tersebut tentunya menambah daftar peredaran narkotika yang masih menggiurkan.

“Barang haram itu diperuntukkan untuk mensuplay pengguna di wilayah Jakarta,” jelas Arman.

Lebih lanjut dikatakan dari hasil tangkapan tersebut masih dilakukan penghitungan sekaligus dengan timbangan untuk memastikan berapa pastinya barang bukti yang disita. Selain itu guna melihatkan langsung kualitas ganja kering apakah kualitasnya baik atau tidak.

Arman menegaskan bahwa modus membawa muatan logistik berisikan narkotika sudah berulang kali diungkap BNN. Tentunya harus ada dievaluasi mengingat modus tersebut terbilang sering dilakukan.

“Kita tentu akan lebih teliti lagi, lebih cermat lagi memeriksa angkutan yang menggunakan truk besar seperti ini dengan dalih mengangkut logistik dan hasil bumi seperti ini,” tandasnya.

Dari penangkapan tersebut pisang yang dijadikan kamuflase yang dimuat truk bersama ratusan kilo ganja kering oleh BNN dibagikan kepada warga sekitar.

Kedua tersangka diketahui bernama FH (35) asal desa Banjaragung seputih, Mataram Lampung Tengah, dan BL (31) asal desa Pedesi, Tegal Jawa Tengah.

Keterangan dari kedua tersangka, Narkotika jenis ganja tersebut adalah milik tersangka A (DPO) yang akan dikirim ke daerah Kalideres Jakarta Barat.

Namun sebelum di kirim ke Kalideres mereka berdua diperintahkan oleh A ( DPO) menetap di daerah Bakasi menunggu perintah.

Lihat juga...