Cegah COVID-19, Satpol PP Lebak Setiap Malam Patroli

Aparat gabungan TNI, Polri, Pol PP melakukan patroli di wilayah DKI Jakarta untuk mengimbau warga pulang ke rumah dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 – Foto Ant

LEBAK – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak, Banten, setiap malam menggelar patroli gabungan dengan mendatangi tempat-tempat kerumunan dan keramaian guna mencegah penyebaran pandemi COVID-19.

Patroli dilakukan gabungan dengan personel TNI dan Polri. “Kami setiap malam rutin melaksanakan patroli gabungan,” kata Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Lebak, Dartim, Minggu (30/8/2020). Tim gabungan, dengan mengendarai kendaraan patroli, mendatangi tempat-tempat keramaian dan kerumunan orang. Tim langsung melakukan pembubaran warga yang didapati berkermumun.

Saat ini, masih banyak orang yang berkerumun di daerah Rangkasbitung dan sekitarnya. Bahkan masih banyak yang tidak menggunakan masker, meski sedang berada di luar rumah. Kerumunan dan keramaian itu berada di kedai kopi, rumah makan, kawasan wisata Rancalintah dan kafe-kafe. Tercatat, jumlah kasus COVID-19 di Kabupaten Lebak akhir-akhir ini mengalami peningkatan.

Hingga Minggu (30/8/2020) jumlahnya sudah menembus 48 orang, dan 26 orang diantaranya dilaporkan sudah sembuh, 20 orang masih menjalani isolasi, dan dua orang dilaporkan meninggal dunia. “Kami minta masyarakat dapat menaati aturan pemerintah dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan sabun untuk mencegah penyakit yang mematikan itu,” jelasnya.

Petugas disebutnya, pada siang hari juga melakukan penyisiran ditempat-tempat keramaian, seperti Pasar Rangkasbitung, Terminal Bus Mandala, dan Alun-Alun Multatuli. Dan hal itu mendapati puluhan orang melanggar protokol kesehatan, dengan tidak memakai masker. Mereka yang melanggar menjalani sanksi berupa membaca teks Pancasila, menyanyi lagu Pahlawan, hingga membersihkan ruas jalan.

Petugas akan menerapkan sanksi denda Rp150 ribu dan pelaku usaha yang tidak menyediakan sarana wastafel atau mencuci tangan dan mereka tidak memakai masker. “Kami menerapkan denda sanksi itu pekan depan,” tegasnya. (Ant)

Lihat juga...