Cegah dan Tangkal Banjir, Tujuh Situ di Bogor Direvitalisasi

Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen  TNI Nugroho Budi Wiryanto, saat berkunjung ke Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (24/8/2020) – foto Ant

CIBINONG – Kodam III/Siliwangi, bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), siap merevitalisasi tujuh situ yang ada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut sebagai upaya untuk menangkal terjadinya banjir. “Tahun ini kita kembangkan tujuh situ untuk mengembalikan fungsi situ tersebut, dimana situ semakin lama mendangkal. Padahal, situ adalah cadangan air bagi warga sekitar,” ujar Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto di Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (24/8/2020).

Revitalisasi situ dilakukan, agar fungsi situ sebagai sumber daya air dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar. Utamanya untuk mengantisipasi risiko kekeringan air dari wilayah hulu hingga hilir. Revitalisasi itu akan diwujudkan dalam bentuk penggalian situ hingga kedalaman tiga meter, penanaman pohon di sekitar situ untuk membentuk area resapan, serta pembibitan ikan demi keseimbangan ekosistem situ.

“Kita butuh waduk untuk pemanfaatan air yang diperlukan warga sekitar. Waduk-waduk kita kembalikan lagi fungsinya, sehingga bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk masyarakat setempat. Pelaksananya dari Kodim dan Korem,” tuturnya.

Meski tidak menyebutkan nama-nama situ secara rinci yang akan direvitalisasi, tiga di antaranya adalah Situ Tlajung Ilir Gunung Putri, Situ Cibuntu Cibinong dan Situ Cilala Kemang. Jika ada situ yang pemanfaatannya tidak sesuai fungsi, harus dilakukan normalisasi agar sumber daya airnya bisa dimanfaatkan. “Harus dikembalikan lagi, dinormalisasi. Kalau misalnya situ luasnya tiga hektare kemudian musim kemarau menjadi satu hektare, maka harus dinormalisasi kembali,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...