Coklit Data Pemilih Pilkada Purbalingga Capai 62 Persen

Anggota KPU Purbalingga, Andri Supriyanto menunjukan mobil yang dibranding untuk sosialisasi penyelenggaraan Pilkada 2020 Purbalingga – Foto Ant

PURBALINGGA – Proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) oleh KPU Purbalingga, hingga 25 Juli 2020 telah mencapai 62 persen.

Dari proses yang berlangsung, ditemukan 19.824 pemilih baru, dan 34.623 orang pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS). “Data ini bisa berubah, karena kegiatan pencocokan dan penelitian belum selesai,” kata Anggota KPU Purbalingga Divisi Partisipasi Masyarakat, SDM dan Kampanye, Andri Supriyanto, Kamis (6/8/2020).

Tahapan coklit pemilih Pilkada dimulai pada 15 Juli 2020, dan akan berakhir pada 13 Agustus 2020. Coklit yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) pada praktiknya bisa menghapus pemilih yang TMS. Menambahkan pemilih, jika pemilih memenuhi syarat tapi belum masuk dalam data, kemudian bisa mengubah elemen data pemilih jika tidak sesuai dengan dokumen kependudukan milik pemilih. “Inilah fungsi kegiatan pencocokan dan penelitian dalam rangka tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga,” tandasnya.

Proses coklit hingga saat ini diklaim berlangsung lancar tanpa ada kendala berarti, meskipun dilakukan di tengah pandemi COVID-19. Para petugas telah menjalani tes cepat COVID-19, guna mengetahui status kesehatannya. “Selain melakukan tes cepat, para petugas selama bertugas juga menerapkan protokol kesehatan guna mencegah COVID-19. Mereka menggunakan masker, sarung tangan dan cairan pembersih tangan,” tandasnya.

Dengan demikian seluruh kegiatan coklit bisa berjalan dengan baik dan lancar, dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. “Kami berharap, kegiatan ini akan terus berjalan baik dan lancar sehingga akhir masa kegiatan yaitu 13 Agustus 2020 mendatang, semoga tidak ada kendala berarti,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...