Covid-19 di Kebumen Rambah Tenaga Kependidikan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

KEBUMEN – Satu orang tenaga kependidikan di Kabupaten Kebumen dinyatakan positif Covid-19. Dari hasil 80 tes swab terhadap tenaga kependidikan, satu orang, yaitu FPL, laki-laki dinyatakan positif.

“Tenaga kependidikan yang positif Covid-19 ini tinggal di Kecamatan Kutowinangun dan ia memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya. Saat ini yang bersangkutan sudah menjalani isolasi dan perawatan,” kata Koordinator Bidang Humas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto, Selasa (4/8/2020).

Semakin meluasnya penyebaran Covid-19 ini, dimana tenaga kesehatan, pegawai kecamatan, hingga anggota polri dan sekarang bertambah tenaga kependidikan yang positif Covid-19, membuatTim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 terus melakukan berbagai upaya pencegahan.

Menurut Cokro, tim pendisiplinan protokol pencegahan penularan Covid-19 yang sudah dibentuk, diminta untuk lebih mengintensifkan pengawasan.

“Tim pendisiplinan ini di tingkat kabupaten terdiri dari 3 kelompok, yaitu wilayah bagian timur dan tengah, serta bagian barat. Tim terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen,” terangnya.

Lebih lanjut Cokro Aminoto menjelaskan, untuk wilayah bagian barat, tim pendisiplinan melakukan operasi dengan sasaran beberapa toko swalayan di wilayah Kecamatan Gombong, kemudian pasar tradisional dan pabrik rokok di Gombong. Sedangkan tim pendisiplinan di wilayah timur melakukan penertiban di Desa Rejo Kecamatan Mirit yang bertepatan ada acara haul.

Selain itu, dari BPBD Kebumen juga melakukan sterilisasi pada tempat kerja dan rumah yang terkonfirmasi positif Covid-19, serta area publik.

“Jadi setiap hari tim pendisiplinan ini mobile dan melakukan pengawasan serta penertiban di lokasi-lokasi yang berbeda,” kata Cokro.

Dengan adanya penambahan kasus baru tersebut, maka sampai dengan hari ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen mencapai 102 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 orang positif masih menjalani perawatan, termasuk tenaga kependidikan. Sedangkan kasus positif yang dinyatakan sudah sembuh ada 78 orang dan 2 orang meninggal dunia.

Menanggapi adanya tenaga kependidikan yang terkonfirmasi positif Covid-19, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kebumen, Mohammad Amirudin mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 421/4723 tentang petunjuk teknis penyelenggaraan pemberlajaran pada masa pandemi.

Dalam SE tersebut sudah diterangkan berbagai macam pola pembelajaran dan sampai saat ini belum diperbolehkan kegiatan belajar tatap muka. Sehingga tenaga kependidikan yang positif Covid-19 tersebut dipastikan tidak melakukan kontak dengan peserta didik.

“Yang pasti, untuk pembelajaran tatap muka, hanya diperbolehkan untuk wilayah yang sudah masuk zona hijau,” katanya.

Untuk wilayah yang belum masuk zona hijau, kata Amirudin, pembelajaran dilakukan dari rumah. Dan setelah dinyatakan masuk zona hijau, maka baru dilakukan pembelajaran tatap muka, dengan masa transisi awal selama dua bulan.

“Untuk kegiatan pembelajaran tatap muka juga dibatasi maksimal 16 siswa untuk siswa SMP dan jam belajar di sekolah maksimal 4 jam,” pungkasnya.

Lihat juga...