Di Rejang Lebong Masih Ada 4.876 Warga Belum Miliki KTP-el

Petugas PPK dari beberapa kecamatan, dibantu petugas KPU Rejang Lebong melakukan penginputan data pemilih ke server Sidalih KPU RI – Foto Ant

REJANG LEBONG – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menemukan ada 4.876 warga setempat yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Warga tersebut secara otomatis belum bisa didata sebagai pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang digelar 9 Desember 2020.

Koordinator Divisi Informasi dan Data KPU Rejang Lebong, Lusiana mengatakan, temuan pemilih yang belum memiliki KTP-el tersebut diketahui saat proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.”Masyarakat yang belum melakukan perekaman data KTP elektronik ini tersebar di 15 kecamatan di Rejang Lebong. Mereka tidak memiliki identitas kependudukan karena belum melakukan perekaman data, ada juga yang sudah melakukan perekaman data tetapi KTP elektroniknya belum jadi,” jelasnya.

KPU Rejang Lebong saat ini mencoba menjembatani warga yang belum memiliki identitas tersebut, dengan membuat rekomendasi ke Disdukcapil Rejang Lebong. Rekomendasi ditembuskan ke Disdukcapil Provinsi Bengkulu, agar mereka segera dibuatkan KTP, sehingga bisa dimasukan dalam daftar pemilih tetap.

“Mereka yang tidak memiliki identitas ini tersebar dalam sejumlah desa dan kelurahan di dalam kota, kemudian diperbatasan dengan Kota Lubuklinggau, Sumsel maupun perbatasan dengan Kabupaten Kepahiang,” rincinya.

Sementara itu, data pemilih yang diturunkan pada saat proses coklit terhitung 15 Juli-13 Agustus lalu, jumlah data pemilih sebanyak 211.142 jiwa. Saat ini masih dilakukan pembersihan data ganda, meninggal dunia, NIK invalid, NKK luar daerah dan lainnya.

Data hasil coklit yang sudah dibersihkan ini selanjutnya diinput ke Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) KPU RI. Dari 15 kecamatan di Rejang Lebong, sampai batas akhir pelaksanaannya hari itu masih masih menyisakan satu kecamatan yakni, Curup Tengah. Ditargetkan prosesnya akan segera selesai.

Setelah itu, tahapan dilanjutkan pada 31 Agustus, KPU akan mengumumkan Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) ditingkat PPS. Dan pada 2 September, dilanjutkan pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS) ditingkat PPK yang tersebar di 15 kecamatan. “Nantinya DPS ini akan diumumkan ke masyarakat, untuk itu masyarakat harus pro aktif mengeceknya. Jika belum terdaftar mereka harus melapor ke PPS atau PPK dan bisa juga ke KPU Rejang Lebong,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...