Di Sultra, Penukaran UPK Rp75.000 Sudah Mencapai 650 Lembar

Warga memotret layar yang menampilkan uang lembar pecahan Rp75.000 saat diluncurkan secara virtual di Jakara, Senin (17/8/2020). Bank Indonesia mengeluarkan uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia dengan bentuk lembar pecahan Rp75.000 - Foto Ant

KENDARI – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sulteng) menyebut, realisasi penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) pecahan Rp75.000 di daerah tersebut, saat ini sudah mencapai 650 lembar.

Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Manajemen Intern BI Sulawesi Tenggara, Ahmadi Rahman mengatakan, jumlah tersebut tercatat menjadi penukaran yang terjadi pada 18 hingga 20 Agustus 2020. “Masyarakat Sultra sangat antusias untuk melakukan penukaran UPK Rp75.000,” ungkap Ahmadi, Rabu (26/8/2020).

Dari catatannya, hingga saat ini tercatat di seluruh Indonesia, jumlah pemesan penukaran UPK melalui aplikasi pintar.go.id mencapai 197.454 lembar. Itu adalah jumlah pemesanan hingga 3 September 2020. UPK Rp75.000 tersebut, dicetak oleh BI hanya sebanyak 75.000.000 lembar, untuk di distribusikan ke seluruh Indonesia, dan tidak akan dicetak lagi. “Terlihat dari pendaftaran penukaran individu di aplikasi pintar.go.id yang terdaftar sampai dengan 3 September 2020 dan penukaran secara kolektif cukup banyak,” jelasnya.

Sementara untuk alokasi UPK Rp75.000 di Sulawesi Tenggara diklaim cukup untuk melayani masyarakat luas di daerah tersebut menukarkan. Baik secara kolektif melalui instansi, korporasi, perkumpulan dan masyarakat. “Adapun syarat yang harus dipatuhi masyarakat yang ingin melakukan pemesanan dan penukaran UPK Rp75.000 secara kolektif yaitu WNI, memiliki KTP, minimal mewakili 17 orang dan satu KTP hanya berlaku untuk satu lembar UPK Rp75.000,” jelasnya. (Ant)

 

Lihat juga...