Dodol Ketan Hitam Khas Bekasi, Rasakan Sensasi Legitnya

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Kota Patriot, memiliki beragam kuliner khas seperti kue cincin, sagon, duit atau lainnya yang terus dikreasikan. Salah satu ada dodol ketan hitam yang diklaim khas Bekasi banget.

Dodol ketan hitam ini, merupakan kreasi baru dengan tekstur rasa lebih legit, kenyal dan lebih awet. Saat ini Dodol Ketan Hitam menjadi salah satu oleh-oleh khas Bekasi ketika Anda berkunjung ke Kota Patriot.

“Dodol ketan hitam adalah kreasi. Hasilnya pun lebih legit tidak terlalu manis, kenyal dan tahan lama. Ini lebih memberikan rasa khas, tekstur yang lebih lembut, rasa lebih gurih, warna lebih legam dibanding dodol umumnya di kampung,” ungkap Mpo Wida, pemilik oleh-oleh khas Bekasi kepada Cendana News, Sabtu (1/8/2020).

Mpo Wida, selain menjual kue cincin kini mengkreasikan dodol ketan hitam untuk dijadikan oleh-oleh khas Bekasi, Sabtu (1/8/2020). – Foto: Muhammad Amin

Untuk bahan baku cukup gampang hanya gula merah, ketan hitam yang sudah ditepung dan santan tanpa bahan pengawet. Namun proses pembuatan lebih ekstra dan membutuhkan waktu seharian dalam produksi, legam pada dodol ketan hitam tidak dicampur pewarna melainkan murni warna ketan hitam yang telah dijadikan tepung.

Sehingga tak heran jika Dodol ketan hitam bisa bertahan sebulan. Dalam pengemasan pun menjadi perhatian Mpo Wida, berkat pelatihan yang terus diikutinya.

Menurutnya untuk proses pembuatan dodol ketan hitam tidak jauh berbeda dengan pembuatan dodol pada umumnya memerlukan waktu hingga delapan jam.

“Saya produksinya di Kampung, di Kp. elo RT 02/03 desa Sukamanah Sukatani, Bekasi Kabupaten Bekasi. Dengan mengkaryakan orang di desa Sukatani,” tukasnya.

Dia mengatakan di Kota Bekasi, hanya tempat pemasaran saja bersama oleh-oleh lainnya seperti kue cincin. Untuk pemesanan bisa datang ke jalan Veteran No. 25 RT 04/02 Margajaya Bekasi Selatan.

Lebih lanjut dikatakan produksi di kampung karena menimbang bahan baku di wilayah Desa Sukatani lebih banyak. Di sana imbuhnya banyak warga menanam ketan hitam di sawah.

“Jadi pertimbangannya itu, disamping mengkaryakan ibu-ibu di kampung. Dodol ketan hitam dibuat lebih telaten,” jelasnya.

Untuk harga Mpo Wida mengatakan, bahwa satu kilogram dodol ketan hitam dijual Rp75 ribu. Tapi ada juga dijual ketengan yang sudah dikemas bentuk bulatan plastik dilapisi kertas minyak.

Lihat juga...