Ganjar Minta Daerah Intensifkan Tes Swab Massal

Editor: Koko Triarko

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo –Dok: CDN

SEMARANG – Menyusul ditemukannya 26 kasus baru positif Covid-19 di wilayah Kota Tegal, yang sebelumnya sudah dinyatakan sebagai zona hijau, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kembali meminta kesadaran dari masing-masing pemimpin Kabupaten/Kota se-Jateng, untuk menggencarkan upaya pencegahan penularan Covid-19. Termasuk memperbanyak swab test.

“Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Kesehatan Jateng, untuk membantu melakukan tes PCR di berbagai daerah, antara lain di Banyumas, Wonosobo, Wonogiri, dan Jepara,” tandasnya, saat ditemui di Semarang, Jumat (7/8/2020).

Ditegaskan, hal tersebut perlu dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus, namun tidak terdeteksi karena tidak dilakukan tes Covid.

“Adanya pandemi ini kita saling bantu, Pemprov akan membantu melakukan tes di daerah-daerah,” terangnya.

Dirinya mencontohkan, sejak 4 Juli 2020, Kota Tegal berstatus zona hijau tanpa penambahan kasus positif, pasien dalam pengawasan (PDP), maupun orang dalam pemantauan (ODP). Namun ketika dilakukan tes PCR terhadap ratusan warga oleh Dinkes Jateng, diketahui ada warga terkonfirmasi positif Covid-19.

“Saya sudah komunikasi dengan wali kota dan wakil wali kota, ayo Kota Tegal semuanya ditata kembali, waspada lagi, dikuatkan lagi Tim Gugus Tugas, sosialisasi lagi. Tes jangan berhenti dulu, kalau perlu tesnya ditambahi. Jangan sampai kemarin sudah bagus, ternyata tiba-tiba ada kasus positif covid-19 karena kita tidak ada tes secara intens,” tegas Ganjar.

Ditegaskan, pihaknya siap membantu pelaksanaan tes massal di kabupaten kota, termasuk memenuhi kebutuhan alat kesehatan yang diperlukan untuk mempercepat pelaksanaan dan hasil tes.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo, memaparkan dari tes massal yang dilakukan pihaknya di Kota Tegal, sejak 30 Juli hingga 5 Agustus 2020, tercatat 26 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Jumlah tersebut ditemukan dari tes yang dilakukan terhadap sekitar 300 orang. Saat ini, masih ada 200-an yang belum keluar hasilnya. Mudah-mudahan hari ini keluar dan tidak ada penambahan positif Covid-19 ĺagi,” tandasnya.

Lihat juga...