Guru PAUD-TK di Cilongok Harap Pelatihan Pembelajaran ‘Online’

Editor: Koko Triarko

BANYUMAS – Pelatihan pembelajaran untuk siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang diadakan Yayasan Damandiri, sangat dirasakan manfaatnya oleh para guru TK dan PAUD di Desa-Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

Salah satu guru TK, Sri Haryati, mengaku sudah dua kali mengikuti pelatihan dari Yayasan Damandiri. Pelatihan tersebut mendatangkan pengajar dari Universitas Trilogi, Jakarta.

“Tim pengajarnya sangat berkompeten dan ahli di bidangnya, sehingga proses pembelajarannya mantap dan sangat bermanfaat bagi kami,” kata Sri Haryati, Rabu (26/8/2020).

Materi yang diberikan, antara lain tentang analisis kegiatan pengembangan pendidikan berbasis kearifan lokal, di dalamnya terdapat praktik untuk pendidikan seputar potensi alam dan potensi budaya desa. Kemudian ada pengembangan pendidikan dan bahasa berbasis kearifan lokal, pengembangan kognitif, seni dan lainnya.

“Kita juga diajarkan cara mendongeng yang bagus, yaitu minimal dengan menampilkan dua jenis suara yang berbeda, supaya anak menjadi tertarik untuk menyimak isi cerita dalam dongeng. Dan pada tahap berikutnya, setelah anak menyukai dongeng, akan tumbuh keinginan untuk membaca,” terangnya.

Pelatihan untuk guru TK dan PAUD ini sudah dua kali dilaksanakan di Desa Cilongok selama 2019. Yaitu, pada bulan Agustus dan November 2019. Pelatihan tersebut diikuti oleh guru dari empat TK dan lima PAUD di Cilongok.

Untuk pelatihan pertama dilaksanakan selama 8 hari, dan pelatihan tahap lanjutan pada November 2019, juga dilaksanakan selama 8 hari. Pascapelatihan, para guru juga mendapatkan sertifikat yang ditandatangani oleh pihak Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Banyumas.

“Jadi selain mendapatkan tambahan ilmu tentang mengajar, kita juga mendapatkan sertifikat dan uang saku selama pelatihan. Saya sempat bercerita kepada guru lain di luar Desa Cilongok, dan mereka sangat berharap sekali untuk bisa ikut pelatihan, tetapi pelatihan ini khusus untuk guru TK dan PAUD yang ada di Desa Cilongok yang merupakan desa binaan Yayasan Damandiri,” tuturnya.

Pelaksaan pelatihan juga tidak mengganggu kegiatan belajar-mengajar di sekolah, karena dimulai siang hari, sekitar pukul 11.00 WIB, ketika kegiatan belajar di TK maupun PAUD sudah selesai.

Guru PAUD yang juga mengikuti pelatihan, Mukminah, mengatakan pelatihan yang dilaksanakan oleh Yayasan Damandiri sangat berbeda dengan pendidikan dasar (Diksar) yang pernah diikutinya. Usai mengikuti pelatikan, Mukminah mengaku sangat paham dan langsung bisa menerapkan sistem pembelajaran yang disampaikan di sekolahnya.

“Pelatihan kemarin dari Yayasan Damandiri, dosen-dosennya sangat pandai menyampaikan materi, jelas dan lugas, sehingga saya langsung mendapat gambaran dan berani untuk menerapkan di sekolah,” kata kepala PAUD Muslimat NU Misbachul Awwal, Desa Cilongok ini.

Para guru TK dan PAUD di Desa Cilongok berharap, Yayasan Damandiri kembali mengadakan pelatihan untuk mereka. Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, mereka membutuhkan pengetahuan tentang metode pembelajaran daring yang efektif.

Lihat juga...