Hadapi Pandemi, Jawa Barat Fokus Tarik Wisatawan Lokal

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik - Foto Ant

BANDUNG – Di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pandemi COVID-19, Jawa Barat (Jabar) fokus menarik kehadiran wisatawan domestik ke daerahnya. Hal itu dalam rangka mendongkrak kunjungan wisata.

“Kami kejar pasar lokal atau domestik, mudah-mudahan ketertarikan wisatawan ke Jabar semakin besar,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Dedi Taufik di Bandung, kepada rombongan Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf).

Menurutnya, pada masa AKB wisatawan domestik sangat berpeluang besar bisa menghidupkan perekonomian masyarakat. Untuk itu perlu adanya upaya menarik mereka datang ke Jabar.

Pemprov Jabar sudah memfokuskan diri untuk menjadikan semua tempat sebagai destinasi wisata, agar semakin bisa menarik kehadiran wisatawan. “Semua tempat di Jawa Barat saat ini difokuskan menjadi destinasi yang menarik, contohnya di Gedung Sate sekarang juga menjadi destinasi,” tuturnya.

Dedi menyebut, pada masa AKB, mulai 5 Juli 2020 Pemprov Jawa Barat telah membuka destinasi wisata secara bertahap. Pembukaan destinasi wisata pada pandemi COVID-19 dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, agar tidak menjadi kluster pariwisata. Dan tercatat ada 62 juta wisatawan domestik yang mengunjungi destinasi wisata di Jawa Barat, dan ini tentu perlu terus diperkuat. “Karena ketika ada 62 juta wisatawan domestik, perputaran uang di Jawa Barat akan meningkat dan bisa berdampak terhadap perekonomian,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...