Harga Saham di Prancis Terus Menguat

Ilustrasi. Bursa Saham Paris, Prancis (Foto Ant)

PARIS – Harga saham-saham Prancis kembali ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (5/8/2020). Capaian yang memperpanjang kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris bertambah 0,90 persen atau 43,82 poin, menjadi menetap di 4.933,34 poin.

Indeks CAC 40 terkerek 0,28 persen atau 13,59 poin menjadi 4.889,52 poin pada Selasa (4/8/2020). Hal itu melanjutkan kenaikan 1,93 persen atau 92,24 poin menjadi 4.875,93 poin pada Senin (3/8/2020), setelah jatuh 1,43 persen atau 69,25 poin menjadi 4.783,69 poin pada Jumat (31/7/2020).

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC 40, sebanyak 28 saham berhasil membukukan keuntungan. Dan 12 saham lainnya mengalami kerugian. Perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal S.A. melonjak 5,62 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan pertahanan multinasional Prancis Safran yang terangkat 5,03 persen, serta perusahaan konsesi dan konstruksi Prancis Vinci menguat 3,59 persen.

Sementara itu, perusahaan telekomunikasi multinasional Prancis Orange S.A. mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 1,29 persen. Disusul oleh saham perusahaan produsen minuman beralkohol Prancis Pernod Ricard yang terpangkas 1,15 persen serta perusahaan produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics turun 0,89 persen.

Sementara itu, saham-saham Inggris juga berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (5/8/2020). Capaian yang memperpanjang reli untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terangkat 1,14 persen atau 68,72 poin, menjadi menetap di 6.104,72 poin.\

Indeks FTSE 100 menguat tipis 0,05 persen atau 3,15 poin menjadi 6.036,00 poin pada Selasa (4/8/2020).Capaian setelah sempat melonjak 2,29 persen atau 135,09 poin menjadi 6.032,85 poin pada Senin (3/8/2020), rebound dari penurunan 1,54 persen atau 92,23 poin menjadi 5.897,76 poin pada Jumat (31/7/2020).

International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol, melesat 10,49 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan penambangan dan baja internasional Evraz yang melambung sebesar 9,04 persen, serta Coca-Cola HBC, perusahaan pembotolan terbesar untuk The Coca-Cola Company melonjak 8,12 persen.

Di sisi lain, Diageo, perusahaan minuman beralkohol multinasional Inggris, merupakan pemain berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips. Harga sahamnya jatuh 3,60 persen. Diikuti oleh saham perusahaan listrik dan gas multinasional Inggris National Grid yang merosot 1,69 persen, serta perusahaan barang konsumen multinasional Inggris Reckitt Benckiser Group turun 1,20 persen. (Ant)

Lihat juga...