Hingga Sabtu Malam, Ratusan Warga di Aceh Barat Masih Terdampak Banjir

Anak-anak bermain di lokasi genangan banjir di halaman rumah di kawasan Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Sabtu (1/8/2020) malam ratusa warga di dua desa meliputi Desa Gunong Pulo dan Karang Hampa, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, masih terdampak banjir dengan ketinggian air di pemukiman warga mencapai satu meter – Foto Ant

MEULABOH – Ratusan warga di dua desa di Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, hingga Sabtu (1/8/2020) malam masih terdampak banjir. Air setinggi satu meter masih menggenangi permukiman warga dan badan jalan desa.

“Saat ini, akses menuju ke lokasi dua desa tersebut masih sulit dilintasi karena tingginya genangan air di badan jalan,” kata Bupati Aceh Barat, Ramli MS, Sabtu (1/8/2020) malam.

Masyarakat yang masih mengungsi dan terdampak banjir, di Desa Karang Hampa sebanyak 135 jiwa atau 34 Kepala Keluarga (KK). Di Desa Gunong Pulo sebanyak 389 jiwa atau 115 KK. Guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, pada Sabtu (1/8/2020) siang disalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak di dua desa tersebut.

Ramli MS mengakui, dampak banjir yang ditimbulkan akibat tingginya curah hujan yang melanda daerah ini sangat besar. Ada ratusan desa yang tersebar di 10 kecamatan di Aceh Barat, terdampak secara langsung. Diantaranya Kecamatan Sungai Mas, Pante Ceureumen, Kaway XVI, Woyla Timur, Woyla Barat, Woyla, Arongan Lambalek, Johan Pahlawan, serta Kecamatan Meureubo.

“Tentunya banjir di Aceh Barat ini terjadi karena faktor alam, karena tingginya curah hujan. Namun Pemkab Aceh Barat akan terus berusaha membantu masyarakat agar para korban terdampak dapat terpenuhi kebutuhan selama masa panik ini,” tambah Ramli MS. (Ant)

Lihat juga...